Nostalgia Tembok Pembatas Valentino Rossi

Gagasan mengenai dinding penyekat garasi merujuk pada peristiwa ikonik musim 2008.

>>> Skandal Spygate: Southampton Kena Sanksi dan Terancam Kehilangan Lima Bintang

Saat itu, Valentino Rossi memasang sekat pemisah di garasi Yamaha demi melindungi rahasia data teknis dari rekan setim barunya, Jorge Lorenzo.

Kebijakan tersebut diambil karena keduanya menggunakan pabrikan ban yang berbeda. Meski regulasi MotoGP kemudian mewajibkan pemasok ban tunggal pada 2009, sekat pembatas tetap dipertahankan oleh kubu Rossi.

Ambisi Memperpanjang Rekor Lap

Selain fokus pada persaingan musim depan, Bezzecchi saat ini menikmati konsistensinya di lintasan.

Catatan memimpin 121 lap menjadi rekor baru di kelas premier dan memperpanjang dominasi kemenangan hari Minggu menjadi lima kali berturut-turut.

Bezzecchi mengaku tidak terlalu memikirkan statistik tersebut sampai media ramai memberitakannya. "Luar biasa, ya?

Saya baru menyadarinya ketika semua orang mulai menulis tentang itu," katanya.

Pebalap bernomor motor mandiri ini merasakan kepuasan mendalam atas pencapaiannya. "Lama-lama, saya mulai memikirkannya: ini hal besar, kepuasan yang luar biasa," ucapnya.

Terkait potensi pecahnya rekor, Bezzecchi memilih fokus menambah jumlah putaran di posisi terdepan. "Untuk sekarang, saya belum memikirkan soal apakah rekor ini akan terpecahkan.

Kami berharap bisa menambah setidaknya 20 atau 30 lap lagi di posisi terdepan," ucapnya.

Target tersebut diakui tidak akan berjalan mudah mengingat ketatnya persaingan dari tim kompetitor. "Ini akan sulit.

>>> Manchester United Perpanjang Kontrak Michael Carrick hingga 2028

Tapi, saya akan mencoba," tambahnya.