Sejak pergi, keluarga tidak lagi mendapat kabar. Upaya pencarian sempat dilakukan, termasuk menyebarkan informasi orang hilang pada 2020, namun hasilnya nihil.

>>> Tujuh Tim Bersaing Ketat Perebutkan Tiket Playoff MPL ID S17

Keluarga juga mengaku menemukan sejumlah hal janggal setelah Aman Yani dinyatakan hilang.

Uyat mengatakan pernah diminta seseorang berpura-pura menjadi Aman Yani untuk mencairkan dana pensiun. Ia juga diminta membuat surat kuasa palsu.

Selain itu, pada 2018 keluarga sempat menerima pesan dari seseorang yang mengaku sebagai pengacara perwakilan Aman Yani.

Dedi Mulyadi Umumkan Sayembara
Dedi Mulyadi kemudian ikut menyoroti kasus tersebut dan mengunggah pertemuannya dengan keluarga Aman Yani melalui akun Instagram pribadinya.

Dalam video itu, Dedi mempertanyakan keberadaan Aman Yani yang hingga kini belum diketahui pasti.

Ia juga menyinggung pencairan dana pensiun Aman Yani yang disebut dilakukan oleh seorang pengacara bernama Khotibul atas arahan Ririn.

Dedi menyebut ada surat kuasa dan tanda tangan atas nama Aman Yani dalam proses pencairan dana pensiun tersebut, meski pihak yang mencairkan disebut tidak pernah bertemu langsung dengan Aman Yani.

Dedi meminta Aman Yani pulang jika masih hidup. Ia bahkan menawarkan penggantian dana pensiun yang sebelumnya disebut bernilai Rp400 juta.

"Bapak balik deh kalau masih ada. Itu dana pensiun yang kemarin Rp400 juta saya tambahin jadi Rp750 juta deh saya kasih buat bapak tapi bapak balik," kata Dedi.

Selain itu, Dedi juga membuka sayembara Rp750 juta bagi siapa saja yang dapat menemukan Aman Yani dan membawanya kembali ke Indramayu.

Ia berharap keberadaan Aman Yani segera terungkap agar perkara pembunuhan satu keluarga di Paoman bisa menjadi jelas.