PT Trijaya Union resmi melakoni debut internasionalnya dengan berpartisipasi dalam Busworld Southeast Asia ke-5 di Jakarta.

Karoseri senior Indonesia ini menampilkan tiga lini produk andalannya di pameran kendaraan komersial tersebut.

>>> Persija Jakarta Luncurkan Bus Listrik Baru Legacy SR3 Panorama

Mereka membawa model Triun MX yang menggunakan sasis Fuso FE84 GBC. Selain itu, Neo Grantour dengan sasis Fuso FE71 BC L juga dihadirkan.

Kedua model tersebut kembali dipamerkan setelah mendapat respons positif di pasar domestik. Produk ini dipasarkan untuk kebutuhan armada bus komersial dan pariwisata.

Daya tarik utama stan Trijaya Union adalah peluncuran eksklusif produk terbaru, yaitu Triun CX. Produk ini menyasar segmen mikrobus pariwisata premium.

Triun CX mengusung sasis Isuzu NLR.

Karoseri ini menerapkan konsep cabin based yang diklaim satu-satunya di kelasnya dengan struktur rangka bodi lengkap seperti bus besar.

>>> 7 Penyebab Mobil Boros Bensin yang Perlu Diketahui

Desain eksterior Triun CX menawarkan tampilan gagah. Interiornya dirancang revolusioner untuk kenyamanan maksimal dan pengalaman visual baru bagi penumpang.

Komitmen Inovasi Industri Otomotif Modern

Keikutsertaan perdana di ajang internasional ini membuktikan eksistensi perusahaan. Manajemen menegaskan bahwa sebagai karoseri tertua, mereka tetap relevan dengan perkembangan industri modern.

"Kami berharap Trijaya Union semakin dikenal luas oleh masyarakat dan pelaku industri.

Ini wujud nyata bahwa kami tetap relevan dan terus berinovasi menawarkan lini produk terbaik yang mampu bersaing di pasar otomotif saat ini," ucap Direktur Utama PT Trijaya Union Dhimas Yuniarso dalam siaran resmi, Rabu (20/5/2026).

>>> Pertamina Buka Suara Soal Isu Pembatasan Pertalite untuk Mobil di Atas 1.400 cc

Unit mikrobus inovatif Triun CX sudah berstatus siap jual. Kendaraan ini dapat dipesan oleh operator bus maupun perusahaan otobus (PO) pariwisata untuk kebutuhan transportasi domestik.