>>> Arema FC Bidik Kemenangan Atas PSIM Yogyakarta pada Laga Pamungkas

“Selalu ada sesuatu yang spesial saat bermain di Piala Dunia. Ada perasaan berbeda di dalam diri, terutama saat menang,” ujar Kane.

“Kami tahu betapa pentingnya memenangkan Piala Dunia, tidak hanya bagi kami, tetapi juga bagi para penggemar dan seluruh negeri.

Itulah yang mendorong kami di lapangan, dan semoga kami bisa membawa pulang trofi itu untuk para penggemar,” tambahnya.

Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi ketiga bagi Kane sepanjang karier profesionalnya.

Kepercayaan dirinya meningkat setelah musim fantastis bersama Bayern Munchen dengan torehan 58 gol dari 50 laga di semua kompetisi.

Meski rasio golnya tetap tinggi, Kane merasa aspek permainannya kini lebih matang. Ia bahkan menyebut dirinya sebagai pesepak bola yang jauh lebih lengkap dibanding masa lalu.

“Saat saya memenangkan Sepatu Emas pertama, saya masih cukup muda. Saya berada di tahap karier yang berbeda dibanding 10 tahun lalu,” tutur Kane.

“Saya banyak belajar dari saat itu hingga sekarang. Saya lebih berpengalaman.

Saya mengembangkan permainan dengan turun lebih dalam dan membantu membangun serangan. Pemahaman saya tentang permainan dan positioning berada di level yang sama sekali berbeda.”

“Saya merasa seperti pemain sepak bola yang jauh lebih lengkap. Sejujurnya, saya merasa sedang memainkan sepak bola terbaik dalam karier saya saat ini.

>>> Bali United Targetkan Kemenangan atas Dewa United di Laga Pamungkas

Saya sangat menikmati versi diri saya yang sekarang,” pungkasnya.