Antusiasme Menjelang Piala Dunia 2026

Selain membahas internal klub, Raphinha mengungkapkan antusiasmenya menyongsong Piala Dunia 2026 bersama tim nasional Brasil.

Ia bahkan sudah bercanda dengan Yamal dan Neymar mengenai laga impian yang mempertemukan negara mereka.

"Neymar dan Lamine Yamal sepakat dengan final Piala Dunia Brasil–Spanyol. Saya akan mendaftar untuk pertandingan seperti itu di final juga.

Akan sangat bagus memainkan final Brasil–Spanyol. Saya tidak masalah dengan siapa yang bertahan di sisi lain, seperti Lamine.

Kami juga memiliki banyak pemain berkualitas tinggi di pihak kami. Ini akan luar biasa," aku Raphinha.

Terkait persaingan domestik, Raphinha memastikan bahwa rivalitas sengit antara Barcelona dan Real Madrid mencair secara alami saat para pemain berkumpul di tim nasional Brasil.

>>> Raphinha Ungkap Alasan Tolak Klub London demi Barcelona

Hubungan harmonis tetap terjaga bersama Vinicius Jr., Eder Militao, Rodrygo, maupun Endrick.

"Saya tidak pernah menyadarinya, setidaknya dalam kasus Vini dan saya, atau Rodrygo, Militao, dan Endrick.

Saat bergabung dengan tim nasional, kami praktis meninggalkan rivalitas klub karena kami tahu kami membela negara," kata Raphinha.

Ia menambahkan bahwa tensi tinggi dalam laga El Clasico adalah hal wajar dan didasari rasa saling menghormati.

"Bahkan di Clasico kami saling menghormati; masing-masing membela tim dengan kemampuan terbaik, tetapi begitu di tim nasional, rivalitas itu lenyap.

Terkadang kami memanas, ya, itu normal. Jika Clasico tidak memanas, itu bukan Clasico," jelasnya.

Kecemasan dan Kenangan Piala Dunia

Menjelang turnamen akbar, Raphinha tidak memungkiri adanya perasaan gugup dan cemas. Tekanan psikologis itu dinilai wajar karena besarnya skala kompetisi.

"Saya sangat cemas, tetapi hanya saat Piala Dunia mendekat.