>>> Alvaro Arbeloa: Lebih Mudah Juara Liga Champions daripada La Liga

Persib tidak hanya mewaspadai kiper Persijap, Muhammad Ardiansyah, yang tampil gemilang pekan lalu. Bagi lini serang Persib, kekuatan utama lawan terletak pada kolektivitas tim.

"Jadi fokus kami masih tetap sama. Persijap ini adalah tim yang sangat kuat dan kami fokus," tambahnya.

Menurut Ramon, soliditas tim lawan terbangun dari kombinasi pemain utama, pemain pengganti, hingga staf pelatih. Hal itu mirip dengan kekuatan internal Persib yang didasarkan pada hubungan kekeluargaan.

"Kekuatan Persijap ada pada para pemain yang menjadi starter, mereka yang ada di bangku cadangan, dan juga pelatihnya," ujar Ramon.

Persib bertekad memadukan kerja keras kolektif demi mengamankan kemenangan. Hubungan antarpemain yang erat menjadi modal utama untuk terus berjuang.

"Saya rasa kekuatan setiap tim adalah grup itu sendiri, grup yang kompak," jelasnya.

Seluruh sektor permainan Persijap mulai dari lini pertahanan, tengah, hingga serang menjadi fokus pengamatan. Persiapan menyeluruh menjadi agenda utama agar Persib dapat menutup musim sebagai pemenang.

"Sama seperti kami juga, kami memiliki kekuatan kami karena kami adalah sebuah keluarga, dan kami akan berjuang sampai akhir," ungkap Ramon.

Ramon menyimpulkan bahwa fokus strategi tim tidak boleh terpecah hanya pada satu posisi penjaga gawang lawan. Antisipasi menyeluruh disiapkan untuk menghadapi seluruh pemain Persijap.

"Saya rasa persiapannya adalah fokus secara keseluruhan, bukan hanya pada penjaga gawang, tetapi juga pada para bek, para penyerang, di lini tengah," kata Ramon.

>>> Stasiun TV Siarkan 12 Pertandingan Sepak Bola Internasional Hari Ini

"Secara keseluruhan seperti itu, kami fokus di sana untuk keluar sebagai pemenang," pungkasnya.