Barcelona dilaporkan mulai bergerak menyusun rencana besar menghadapi bursa transfer musim panas 2026.

Klub asal Catalunya tersebut kini bersiap menghadapi salah satu periode transfer paling krusial dalam beberapa tahun terakhir.

>>> VfL Wolfsburg Hadapi Babak Relegasi demi Bertahan di Bundesliga

Langkah strategis ini diambil setelah raksasa Spanyol tersebut dipastikan akan berpisah dengan penyerang utama mereka, Robert Lewandowski, pada akhir musim nanti.

Kepergian striker veteran tersebut membuat manajemen langsung memprioritaskan pencarian juru gedor baru.

Direktur Olahraga Barcelona, Deco, mengakui bahwa kehilangan sosok berpengalaman seperti Lewandowski merupakan pukulan telak bagi tim. Pemain asal Polandia itu dinilai hampir mustahil untuk digantikan secara instan.

Dua nama penyerang kini mulai mencuat sebagai kandidat utama di bursa transfer, yaitu Julian Alvarez dan Joao Pedro.

Berdasarkan situasi saat ini, Joao Pedro disebut menjadi pilihan yang jauh lebih realistis untuk didatangkan ke Camp Nou.

Proses transfer Julian Alvarez diperkirakan akan berjalan sangat rumit bagi Barcelona.

Terlebih lagi, Atletico Madrid dilaporkan sama sekali tidak berniat untuk melepas penyerang asal Argentina itu dalam waktu dekat.

Di sisi lain, perekrutan Joao Pedro dinilai lebih memungkinkan untuk diwujudkan, walaupun Chelsea juga enggan kehilangan penyerang asal Brasil tersebut.

Situasi semakin dinamis karena Chelsea kini dilatih oleh Xabi Alonso yang menjadikan Joao Pedro bagian penting dari proyek terbarunya.

Deco tidak menampik bahwa Barcelona sedang memasuki fase krusial dalam pembangunan ulang skuad.

Menurutnya, kehilangan striker berusia 37 tahun yang telah menjadi mesin gol utama tim sejak bergabung dari Bayern Munchen pada 2022 bukanlah perkara mudah.

"Hari ini sedikit menyedihkan karena kepergian Robert sudah dipastikan. Hampir mustahil menggantikan Robert.