BYD Indonesia siap memasarkan model plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) perdananya, M6 DM. Kendaraan ini diproduksi langsung di fasilitas perakitan Subang, Jawa Barat.

Model ini dijadwalkan meluncur ke publik dan didistribusikan secara resmi mulai Juni 2026. Langkah ini menandai keseriusan perusahaan dalam menggarap pasar domestik.

>>> BYD Indonesia Uji Efisiensi BBM M6 DM, Capai 25,6 Kpl di Rute Jakarta-Bogor

Head of Marketing, PR & Government BYD Indonesia, Luther T. Panjaitan, menyatakan bahwa unit kendaraan sudah mulai diproduksi massal.

"BYD M6 DM siap untuk dipasarkan di Indonesia. Sudah diproduksi, artinya sudah ada produknya, dan sesegera mungkin kami akan perkenalkan ke publik," ujarnya.

Meski jadwal peluncuran sudah pasti, harga jual resmi masih dirahasiakan.

"Kami menargetkan untuk mendistribusikan model tersebut pada bulan Juni, artinya sesegera mungkin kami sudah bisa memberikan harga," kata Luther.

Fasilitas Produksi dan Investasi

Untuk mendukung produksi jangka panjang, BYD tengah merampungkan pembangunan pabrik di Subang. Pabrik ini dirancang memiliki kapasitas produksi maksimal hingga 150.000 unit per tahun.

Proyek ini merealisasikan investasi senilai Rp11,2 triliun.

>>> Pengusaha Bus Siapkan Penyesuaian Tarif Tiket hingga 40 Persen

Spesifikasi Teknis M6 DM

BYD M6 DM mengandalkan mesin konvensional 1.5 liter dengan tenaga puncak 72 kW dan torsi maksimal 125 Nm.

Mesin ini dikombinasikan dengan motor listrik EHS 5.0 yang memiliki putaran mesin mencapai 15.000 rpm.

Sistem Dual Mode (DM) mengombinasikan platform listrik dan hybrid. Motor listrik menjadi penggerak utama, sementara mesin bensin bertindak sebagai penyokong daya.

Inovasi ini menghasilkan efisiensi termal mesin hingga 46 persen, konsumsi bahan bakar 65 km per liter, dan total jarak tempuh kumulatif melebihi 1.800 km.

Estimasi Harga dan Pemesanan Awal

Sejumlah diler mulai membuka pemesanan awal dengan estimasi harga.

Varian terendah M6 DM Classic Standard dibanderol Rp310 juta, sedangkan varian tertinggi M6 DM Cross Superior Captain Seat Rp390 juta.

>>> BYD Tempuh Jalur Hukum untuk Pertahankan Merek Denza di Indonesia

"Ini masih harga pre-book, jadi sewaktu-waktu bisa berubah," ujar tenaga penjual BYD.