Produsen teknologi asal Jepang, Casio, resmi memperkenalkan lini merek baru earU dengan produk perdana seri ER-100. Perangkat ini merupakan asisten pendengaran hibrida yang juga berfungsi sebagai earbud nirkabel.

earU ER-100 dirancang khusus untuk pengguna yang membutuhkan alat bantu dengar dengan tampilan modis.

>>> Nokia G22: Perbaiki Layar Pecah Sendiri dengan Fitur QuickFix

Berbeda dari alat bantu dengar medis pada umumnya, perangkat ini memadukan kenyamanan desain terbuka dengan teknologi suara digital.

Casio menerapkan desain cuff-style open-ear yang melingkari daun telinga tanpa menyumbat lubang telinga. Desain ini membuat pengguna terhindar dari rasa gerah, iritasi, dan tekanan berlebih.

Setiap earbud hanya berbobot 8 gram.

Sistem akustik khusus disematkan untuk menekan kebocoran suara dan meminimalkan resonansi liar yang memicu dengung atau feedback.

Teknologi Audio Pintar dan Konektivitas

Pengguna dapat mengakses pengaturan profil suara melalui aplikasi ponsel pintar. Aplikasi ini mampu menganalisis kondisi pendengaran secara otomatis dan menyesuaikan audio sesuai lingkungan.

>>> Oppo A6c Baterai 700 mAh: Rumor atau Fakta?

Casio menyediakan beberapa profil siap pakai, meliputi mode kantor, restoran, dan area luar ruangan.

Selain itu, earbud mendukung koneksi Bluetooth 5.4 dan codec audio aptX untuk kualitas musik tinggi.

Baterai perangkat mampu bertahan hingga 14 jam untuk streaming aktif. Fitur pengisian cepat memberikan daya tahan 90 menit hanya dengan pengisian 10 menit.

Harga dan Ketersediaan

Penjualan earU ER-100 dimulai secara eksklusif di pasar domestik Jepang. Harga satu unit dibanderol sekitar 49.940 JPY atau setara Rp5 jutaan.

>>> Xiaomi 17T Series Siap Meluncur Global Akhir Mei 2026

Meskipun saat ini hanya tersedia di Jepang, kehadiran teknologi audio hibrida ini berpotensi memicu tren baru di pasar perangkat wearable global.