Semesta The Lord of the Rings kembali hadir dengan proyek film baru bertajuk The Hunt for Gollum.

Film ini mengusung pendekatan cerita yang lebih kelam dan fokus pada sisi psikologis karakter utama.

>>> Disdukcapil Batam dan Bekasi Jemput Bola Rekam KTP-el Pelajar

Peter Jackson selaku produser mengungkapkan bahwa inspirasi utama untuk mengupas kepribadian Gollum berasal dari film Joker (2019).

Langkah ini menandai pergeseran gaya penceritaan yang signifikan bagi waralaba fantasi epik tersebut.

Fokus utama sineas kali ini tidak lagi pada pertempuran kolosal. Skenario film akan lebih menitikberatkan pada studi karakter yang intim dan mendalam.

Tim produksi ingin meniru cara film Joker dalam membedah sisi psikologis terdalam karakternya. Namun, mereka tetap mempertahankan alur cerita utama yang berjalan.

"Kami sempat memikirkan film Joker yang orisinal, yang dibintangi Joaquin Phoenix. Cara film tersebut mengeksplorasi psikologi Joker sembari tetap menuturkan sebuah cerita," ungkap Peter Jackson.

Dasar cerita film ini telah tercantum dalam apendiks buku karya J. R.

R. Tolkien.

Tantangan terbesar tim produksi adalah memindahkan teks tersebut ke dalam visual layar lebar dari sudut pandang Gollum.

"Kami memiliki cerita yang ada di dalam apendiks, dan kami akan menceritakan kisah itu dari perspektif internal Gollum," lanjut Jackson.

"Anda mengambil hal-hal yang ditulis oleh Tolkien dan memfilmkannya dari sudut pandang tertentu, dan itu berarti Anda harus masuk ke dalam kepalanya."

Peter Jackson bercanda bahwa tugas menyelami pikiran rusak Gollum diserahkan kepada sutradara sekaligus aktor utama. "Aku pribadi tidak punya keinginan khusus untuk masuk ke dalam kepala Gollum.

Biarlah Andy Serkis yang melakukannya sendiri," tambahnya.