Saat pertama kali mendarat di tanah air, MPV listrik tersebut langsung membukukan penjualan sebesar 6.124 unit.

>>> Danamon dan Adira Finance Dukung Pertumbuhan Otomotif di IIMS Surabaya 2026

Catatan itu sekaligus mengantarkannya menjadi mobil listrik paling laku di Indonesia sepanjang tahun 2024.

Pertumbuhan performa penjualan BYD M6 terus menanjak secara signifikan pada tahun berikutnya. Memasuki tahun 2025, angka pendistribusian model ini melonjak ke posisi 10.862 unit di pasar nasional.

Tren positif tersebut bertahan hingga memasuki periode 2026.

Pada April 2026, model ini mencatat distribusi 2.472 unit dan masuk 10 besar terlaris nasional, menandakan fungsinya yang meluas menjadi kendaraan keluarga.

Penetrasi Kelas Premium dan Tantangan Pasar

Sektor kendaraan ramah lingkungan ini juga mulai menjangkau kelas premium.

Denza D9 berhasil mengamankan penjualan 7.474 unit sepanjang 2025 dan masuk jajaran mobil listrik terlaris di kelasnya.

Konsistensi performa Denza D9 berlanjut pada April 2026 dengan mencatat distribusi sebanyak 1.032 unit.

Angka tersebut meloloskan model MPV mewah ini ke dalam daftar 20 besar mobil terlaris nasional.

Walaupun tren elektrifikasi terus menyebar ke berbagai kelas, kontribusi total mobil listrik terhadap industri otomotif nasional masih terhitung kecil.

Pasar utama Indonesia masih dikuasai oleh mobil bermesin konvensional.

Jenis kendaraan pikap serta MPV konvensional seperti Toyota Kijang Innova, Daihatsu Gran Max, Suzuki Carry, dan Toyota Avanza tetap menjadi tulang punggung utama.

Kendaraan listrik kini bergerak melampaui status niche meski penetrasinya masih terbatas pada wilayah dan kelompok pembeli tertentu.

BYD M6 menjadi MPV listrik pertama yang dipasarkan di Indonesia dengan desain 'Dragon Face'. Daya tarik utamanya terasa saat masuk ke kabin.

>>> Sedan MG5 Terbakar Tiba-Tiba saat Parkir di China

Model ini mencatat penjualan 6.124 unit pada 2024 dan melonjak ke 10.862 unit pada 2025.