Terdapat potensi badai petir terpencar yang diprediksi terjadi pada pukul 13.00 hingga 16.00 WIB dengan curah hujan berkisar antara 0,34 milimeter hingga 1,16 milimeter.

>>> Kota Malang Alami Cuaca Kabut dan Asap pada Rabu 20 Mei 2026

Selain potensi badai petir di siang hari, hujan dengan intensitas ringan juga berpeluang mengguyur Semarang pada malam harinya.

Curah hujan sebesar 0,2 milimeter diprakirakan turun pada pukul 19.00 WIB dengan tutupan awan yang menebal hingga 85 persen.

Kondisi Wilayah Sekitar Jawa Tengah

Sementara itu, kondisi di beberapa wilayah penunjang Jawa Tengah memperlihatkan variasi cuaca yang serupa namun dengan tingkat kelembapan lebih tinggi.

Di beberapa area satelit, kondisi udara kabur atau kabut asap sempat terdeteksi pada dini hari.

Berdasarkan pemantauan BMKG untuk data harian regional, beberapa wilayah di sekitar Jawa Tengah mencatatkan kelembapan udara hingga mencapai 97 persen.

Kecepatan angin di area tersebut terpantau bertiup dari arah Utara dengan kecepatan 7,3 kilometer per jam.

Jarak pandang horizontal di beberapa wilayah perbukitan sekitar Semarang dilaporkan sempat memendek hingga kurang dari 7 kilometer.

Kondisi ini dipicu oleh akumulasi uap air yang tinggi dan minimnya pergerakan angin permukaan pada pagi hari.

Secara umum, dalam rentang sepekan ke depan hingga 28 Mei 2026, cuaca di wilayah Semarang dan sekitarnya akan bervariasi.

Variasi cuaca tersebut meliputi kondisi cerah, cerah berawan, berawan, udara kabur, hingga potensi hujan ringan.

Pihak berwenang mengimbau para pengendara dan pekerja lapangan untuk menyesuaikan jadwal aktivitas dengan dinamika cuaca ini.

Penggunaan pelindung tabir surya dan pemenuhan kebutuhan cairan tubuh sangat disarankan guna menghindari dampak paparan panas ekstrem.

Sebagai informasi tambahan mengenai standardisasi meteorologi, tekanan atmosfer standar yang dinormalkan untuk wilayah pemantauan ini merujuk pada angka 1.013,25 milibar atau setara 29,9212 inHg.

>>> Jadwal Program Televisi Kamis, 21 Mei 2026 ada Film Bioskop Monkey Man dan Loving Pablo di ANTV, GTV, Indosiar, MDTV, Metro TV, MNCTV, RCTI, SCTV, Trans 7, Trans TV dan TVONE serta Link Nonton

Nilai ini menjadi acuan utama dalam membaca pergerakan massa udara di laut Jawa.