>>> Google dan Apple Sediakan Fitur Resmi Lacak Ponsel Hilang

Gugatan Musk menuntut pengembalian dana lebih dari US$130 miliar ke lini nirlaba. Ia juga meminta pencopotan Altman dan Brockman serta pembatalan restrukturisasi perusahaan.

Microsoft, sebagai salah satu pihak tergugat karena investasinya di OpenAI, menyambut positif hasil persidangan.

"Fakta dan lini masa dalam kasus ini sudah lama jelas, dan kami menyambut baik keputusan juri untuk menolak klaim ini karena tidak tepat waktu," sebut juru bicara Microsoft.

Merespons putusan tersebut, Musk meluapkan kekecewaannya melalui platform X. Ia mengkritik tajam keputusan Hakim Rogers.

"Dia baru saja membagikan lisensi gratis untuk menjarah badan amal jika Anda bisa merahasiakan penjarahan itu selama beberapa tahun!"

tulis Musk di akun X miliknya.

Kuasa hukum utama Musk, Marc Toberoff, menyatakan bahwa kliennya tidak akan tinggal diam. Mereka segera mempersiapkan langkah hukum lanjutan.

"Ini pada intinya adalah sebuah parodi, dan jika bukan karena Musk, mereka lolos begitu saja dan mereka tidak seharusnya demikian," tegas Toberoff.

Pihak kuasa hukum Musk mengonfirmasi bahwa mereka berencana untuk segera mengajukan banding atas putusan pengadilan tersebut.

Musk menuntut pengembalian dana lebih dari US$130 miliar ke lini nirlaba, pencopotan Altman serta Brockman, dan pembatalan restrukturisasi perusahaan.

>>> Kaspersky Ungkap Sharenting Tingkatkan Risiko Keamanan Digital Anak

Microsoft sebagai salah satu pihak tergugat karena investasinya di OpenAI turut memberikan pernyataan positif atas hasil persidangan ini.