Google Play Store Disusupi Malware Pembuat Baterai HP Cepat Habis
Selain itu, terdapat sistem sandboxing yang membatasi akses aplikasi ke sistem inti tanpa izin. Pembaruan keamanan bulanan tersedia untuk menambal celah kerentanan.
Namun, sifat open-source Android memudahkan modifikasi aplikasi (APK) oleh pihak ketiga. Proses kurasi aplikasi di platform ini juga tidak seketat kompetitor seperti App Store.
>>> Lawan Distopia Penuh Kesan dari ONE OK ROCK di Jakarta
Banyak perangkat lama yang tidak lagi menerima pembaruan keamanan. Hal ini meningkatkan risiko infeksi malware.
Langkah Melindungi Perangkat dari Serangan Malware
Ada beberapa tindakan pencegahan yang bisa dilakukan.
Pertama, periksa ulasan dan rating dengan membaca komentar negatif untuk melihat keluhan pengguna lain, bukan sekadar melihat angka bintang.
Kedua, periksa nama pengembang untuk memastikan mereka memiliki reputasi baik serta situs web resmi yang jelas.
Ketiga, batasi izin aplikasi dengan tidak memberikan akses kontak, lokasi, atau SMS jika tidak dibutuhkan.
Keempat, hindari instalasi APK dari luar store karena mengunduh dari situs tidak resmi menaikkan risiko infeksi malware hingga 10 kali lipat.
Terakhir, lakukan update OS secara berkala agar perangkat mendapatkan perlindungan keamanan paling mutakhir.
Dengan meningkatkan kewaspadaan, pengguna Android dapat memproteksi data pribadi serta aset finansial di dalam ponsel. Jangan ragu untuk menghapus aplikasi yang mencurigakan demi keamanan perangkat.
Pengembang aplikasi nakal kerap mengecoh sistem pemindaian otomatis Google dengan memanfaatkan teknik bernama dropper.
Saat pertama kali dipasang oleh pengguna, aplikasi tersebut terlihat bersih dan dapat dijalankan secara normal. Namun, aplikasi itu nantinya akan mengunduh kode berbahaya dari server eksternal secara rahasia.
Tim keamanan siber saat ini masih melakukan validasi terhadap data spesifik mengenai nama-nama aplikasi terbaru yang terinfeksi malware.
>>> Eric Schmidt Disoraki Mahasiswa University of Arizona Saat Pidato AI
Pengguna gawai disarankan untuk segera menghapus aplikasi yang menunjukkan perilaku aneh, seperti membuat daya baterai cepat habis atau memunculkan iklan di luar aplikasi.
Update Terbaru
BYD Resmi Luncurkan M6 DM, MPV Hybrid Generasi Terbaru di Indonesia
Selasa / 19-05-2026, 06:38 WIB
Peneliti Kembangkan PriMAT, Model AI Pelacak Multi Hewan di Hutan Lebat
Selasa / 19-05-2026, 06:33 WIB
Xiaomi Siapkan Desain Liquid Glass pada Update HyperOS 4 Launcher
Selasa / 19-05-2026, 06:28 WIB
Asus Resmikan Exclusive Store Baru di Cibubur
Selasa / 19-05-2026, 06:23 WIB
DJI Osmo Pocket 4 Siap Manjakan Kreator Konten Indonesia
Selasa / 19-05-2026, 06:18 WIB
Transformasi Digital dan Kedaulatan Data Nasional: Mengapa Cloud Sovereignty Menjadi Kunci
Selasa / 19-05-2026, 06:13 WIB
Kynooe Luncurkan Lengan Robot AI Modular Pertama di Kickstarter
Selasa / 19-05-2026, 06:08 WIB
Garmin Resmi Luncurkan Forerunner 70 dan Forerunner 170, Smartwatch Lari untuk Pemula hingga Mahir
Selasa / 19-05-2026, 06:03 WIB
Michael dan The Devil Wears Prada 2 Kembali Kuasai Box Office
Selasa / 19-05-2026, 05:58 WIB
Realme P4 Series Resmi Meluncur, Baterai 10.000mAh Jadi Andalan
Selasa / 19-05-2026, 05:53 WIB
Motorola Razr Fold dan Oppo Find N6 Bersaing Ketat di Pasar Ponsel Lipat Premium
Selasa / 19-05-2026, 05:48 WIB
BYD Luncurkan Varian Atto 1 STD Seharga Rp199 Juta di Indonesia
Selasa / 19-05-2026, 05:43 WIB






