“Awalnya bela guru sampai nyebarin VT hoax, nah sekarang justru mendiskreditkan guru,” tulis akun tersebut.

Sementara itu, akun @pratiw.tiw menilai Jerome lebih sering memancing kontroversi dibanding menyuarakan persoalan pendidikan secara serius.

“Orang harus bisa bedakan mana provokator, mana yang benar-benar vokal tentang dunia pendidikan,” tulisnya.

Kritik Meluas ke Personal dan Bisnis

Perdebatan kemudian meluas hingga menyentuh citra pribadi Jerome Polin. Beberapa komentar bahkan mempertanyakan kemampuan akademik maupun kiprah bisnis sang kreator konten.

Akun @admdellapohan menyebut Jerome beberapa kali melakukan blunder di media sosial. Sementara akun lain mengkritik citra Jerome yang selama ini identik dengan kemampuan matematika.

“Sejak awal juga udah iyuh lihat Jeroan, pintar matematika doang,” tulis akun @yustinwijaya_.

Netizen lain juga menyinggung kabar kerugian usaha Jerome yang sempat ramai dibahas di media sosial.