Ilmuwan Ungkap Asal-usul Unik Kepiting Berjalan Menyamping

Penelitian terbaru berhasil mengungkap misteri di balik gerakan berjalan menyamping yang menjadi ciri khas kepiting.
Seorang ahli ekologi perilaku dari Universitas Nagasaki, Jepang, Yuuki Kawabata, memimpin studi ini bersama timnya.
>>> Huawei Kuasai Pasar Smartwatch Global dan Ponsel Premium
Tim peneliti mengumpulkan 50 ekor kepiting dari berbagai spesies untuk mengamati pergerakan mereka. Sampel diambil dari kolam pasang surut, laut, akuarium, hingga pasar ikan lokal di beberapa negara.
Seluruh kepiting ditempatkan di kolam khusus untuk direkam setiap pergerakannya. Para peneliti mengamati cara berjalan hewan tersebut, terutama apakah ada yang melangkah ke depan atau tetap menyamping.
Hasil pengamatan kemudian dipetakan ke dalam pohon evolusi kepiting yang disusun berdasarkan DNA ratusan spesies.
Langkah ini memungkinkan Kawabata dan tim melihat sejarah awal mula kepiting mulai berjalan menyamping.
Asal-usul Gerakan Menyamping
Penelitian menemukan bahwa pergerakan menyamping kepiting berasal dari satu kelompok leluhur yang hidup sekitar 200 juta tahun lalu.
Kelompok yang mewarisi karakteristik ini diidentifikasi sebagai Eubrachyura.
Kawabata menilai kemampuan berjalan menyamping memberikan keuntungan evolusioner bagi kepiting. Keunggulan ini memungkinkan mereka menyebar dengan cepat dan memiliki mekanisme melarikan diri yang lebih responsif dari predator.
>>> Keanu Reeves Isi Suara Film Stop-Motion Jepang 'Hidari'
Proses evolusi fisik ini memerlukan adaptasi kompleks pada tubuh kepiting. Perubahan tidak hanya terjadi pada otot dan ligamen, tetapi juga melibatkan penataan ulang aktivitas saraf.
Andrés Vidal-Gadea, ahli neuroetologi di Illinois State University yang tidak terlibat dalam penelitian, menilai studi ini kuat karena luasnya spesies yang diteliti.
Ia mengatakan evolusi ini memberikan penyederhanaan yang menakjubkan bagi tubuh kepiting.
Spesies kepiting yang berjalan menyamping ternyata membutuhkan lebih sedikit sel saraf untuk mengendalikan otot kaki. Hal ini dibandingkan dengan generasi pendahulu mereka.
"Alih-alih setiap sendi di kaki kepiting harus memainkan peran yang sama, pada dasarnya hanya ada dua sendi utama yang melakukan hampir 90 persen pekerjaan," kata Vidal-Gadea.
"Itu langsung menyederhanakan masalahnya."
Perubahan tidak hanya terjadi pada otot dan ligamen, melainkan juga melibatkan penataan ulang aktivitas saraf yang memengaruhi perilaku mencari makan, menggali, bersosialisasi, dan kawin.
>>> Tom Francis Dikabarkan Ikut Audisi James Bond, Aktor Muda Berpotensi Gantikan 007
Vidal-Gadea menambahkan bahwa evolusi ini memberikan bentuk penyederhanaan yang menakjubkan bagi tubuh kepiting.
Update Terbaru
Pemda Akselerasi Sistem Manajemen Talenta ASN, BKN Beri Pendampingan
Senin / 18-05-2026, 13:36 WIB
BMKG Prakirakan Semarang Diguyur Hujan Curah Mulai Siang Ini
Senin / 18-05-2026, 13:31 WIB
Ganjil Genap Jakarta Berlaku Pekan Ini, Pelanggar Didenda Rp 500 Ribu
Senin / 18-05-2026, 13:29 WIB
BMKG Prakirakan Wilayah Bogor Diguyur Hujan Ringan Sepanjang Hari Ini
Senin / 18-05-2026, 13:21 WIB
5 Artikel Otomotif Terpopuler: Klasemen Moto3 hingga Burgman 150
Senin / 18-05-2026, 13:19 WIB
Fakta Baru Kasus Pencurian HP di Photobox, Terduga Pelaku Disebut Sudah Di-Blacklist Toko Retail
Senin / 18-05-2026, 13:17 WIB
Aurora Team Raih Silver Medal di World Dance Festival 2026 Bali
Senin / 18-05-2026, 13:12 WIB
Suhu Bandung Sentuh 29 Derajat Celsius Siang Ini, BMKG Ingatkan Indeks UV Ekstrem
Senin / 18-05-2026, 13:11 WIB
Telkom Berdayakan UMKM Perempuan Lewat AI dan Perluas Akses Internet Wilayah 3T
Senin / 18-05-2026, 13:09 WIB
Suzuki Burgman 150 2026 Resmi Meluncur, Siap Tantang Yamaha NMax dan Honda PCX di Kelas Skutik Premium
Senin / 18-05-2026, 13:05 WIB
Prakiraan Cuaca Kota Malang 18 Mei 2026: Cerah hingga Hujan Ringan
Senin / 18-05-2026, 13:01 WIB
Zerobaseone Kembali sebagai Kuintet, Targetkan 'Ascend' Lebih Tinggi
Senin / 18-05-2026, 12:59 WIB
Harga Emas Antam 18 Mei 2026 Kembali Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru
Senin / 18-05-2026, 12:59 WIB
Khutbah Jumat, 22 Mei 2026: Perkuat Keimanan dan Kesabaran dalam Menghadapi Musibah
Senin / 18-05-2026, 12:55 WIB






