Udinese harus menghadapi Cremonese tanpa gelandang serang Nicolò Zaniolo pada pertandingan Serie A di Stadion Bluenergy, Minggu, 17 Mei 2026.

Sang pemain mengalami cedera lombalgia yang memaksanya absen selama 15 hari, sehingga musimnya berakhir lebih cepat.

>>> Petinggi FC Nantes Boikot Laga Kontra Toulouse Akibat Kemarahan Suporter

Klub resmi mengumumkan kondisi tersebut, seperti dilansir dari messaggeroveneto. it.

Absennya Zaniolo memaksa pelatih Kosta Runjaic merombak lini depan untuk mengamankan tiga poin demi mengejar target 53 poin di klasemen.

Duet Davis-Gueye Jadi Andalan

Runjaic mempersiapkan duet Keinan Davis dan Amine Gueye sebagai starter. Keduanya tampil impresif saat mengalahkan Cagliari sebelumnya.

Sementara itu, Cremonese yang berada di posisi terbawah klasemen membutuhkan kemenangan mutlak untuk menjaga peluang keluar dari zona degradasi.

Antusiasme tinggi ditunjukkan pendukung tuan rumah saat menyambut kedatangan bus tim Udinese di area stadion.

“Kedatangan bus dengan sambutan fans adalah momen fantastis. Fans kami yang terbaik, saya berterima kasih.

Kami tahu situasi Cremonese, ini bukan pertandingan mudah. Kami ingin berterima kasih kepada fans dengan menunjukkan komitmen dan penampilan bagus,” ujar Runjaic kepada DAZN.

Kenangan Historis Musim 1993/1994

Pertemuan kedua tim membangkitkan memori historis musim 1993/1994.

Saat itu Cremonese berhasil menahan imbang Udinese 3-3 di stadion yang sama untuk mengamankan posisi di kasta tertinggi Italia.

Mantan penyerang Cremonese, Andrea Tentoni, mengenang momen dramatis saat timnya bangkit dari ketertinggalan tiga gol. “Sepertinya pertandingan terkutuk: kami tertinggal tiga gol, gagal penalti dengan penyelamatan ganda Battistini.

Semua mengira sudah berakhir. Tapi kami tidak pernah menyerah.

Saat mencetak 3-1 melalui 'Pedro' (Alessandro Pedroni), sesuatu terbuka: mereka mulai takut, mundur, dan kami mengambil alih lapangan.