Pelatih Udinese Kosta Runjaic meluapkan kemarahan dan kekecewaannya setelah timnya menderita kekalahan kandang dari Cremonese dalam lanjutan Serie A pada Minggu, 17 Mei 2026.

Hasil buruk di Stadion Bluenergy tersebut menggagalkan ambisi Udinese untuk mempersembahkan kemenangan penutup musim bagi para pendukung mereka di markas sendiri.

>>> Brest vs Angers: Laga Pamungkas Ligue 1 di Francis-Le Ble

"Saya sangat marah, sangat kecewa. Kami ingin merayakan dengan kemenangan untuk memberikan kegembiraan terakhir kepada para penggemar.

Kami minta maaf untuk mereka," ujar Runjaic dalam konferensi pers usai pertandingan, seperti dilansir ANSA.

Ia menambahkan, "Kami telah mengalahkan semua empat tim yang saat ini lolos ke Liga Champions, tetapi kami kurang konsisten."

Runjaic menyoroti performa buruk skuatnya, terutama pada paruh pertama pertandingan yang dinilai tidak menunjukkan energi yang tepat untuk memenangkan laga.

>>> Marseille vs Rennes Perebutkan Tiket Eropa di Laga Pamungkas Ligue 1

"Pertandingannya aneh. Kami tidak melakukan pendekatan dengan energi yang tepat untuk membawanya ke arah yang benar.

Itu adalah penampilan yang mengerikan di babak pertama," kata Runjaic.

Meski kecewa dengan hasil tersebut, Runjaic tetap mengapresiasi pencapaian total 50 poin yang telah dikumpulkan Udinese sepanjang musim ini.

>>> Inter Miami Incar Kemenangan Kandang Perdana di Nu Stadium vs Portland Timbers

"Tetapi ini tidak mengurangi keseluruhan performa baik yang membawa kami meraih 50 poin. Di Napoli kami akan mencoba menambah perolehan," pungkasnya.