Komentator talkSPORT Adrian Durham melontarkan kritik tajam terhadap keputusan masa lalu yang menempatkan Trent Alexander-Arnold sebagai bek kanan.

Kritik ini muncul setelah Real Madrid tersingkir dari Liga Champions.

>>> Florentino Perez Panggil Mbappe dalam Pertemuan Darurat Akibat Krisis Internal

Real Madrid kalah agregat dari Bayern Munchen di babak perempat final. Alexander-Arnold dinilai gagal membawa timnya bangkit saat mengisi posisi lini belakang.

Durham menilai keputusan memindahkan posisi Alexander-Arnold terjadi sekitar sepuluh tahun lalu.

Saat itu, pemain asal Inggris tersebut masih meniti karier di akademi Liverpool sebagai gelandang tengah dan sayap kanan.

Keputusan Terburuk dalam Sejarah Sepak Bola Inggris

"Keputusan sepuluh tahun lalu di akademi Liverpool untuk memindahkan Trent Alexander-Arnold ke bek kanan, menurut saya, adalah salah satu keputusan terburuk dalam sejarah sepak bola di negara ini," kata Durham dalam program "Fiery Fridays" di talkSPORT.

Durham menilai perubahan posisi tersebut merugikan karier sang pemain. Ia menganggap potensi terbaik Alexander-Arnold di lini tengah menjadi terhambat.

"Saya sudah memikirkannya lama karena ini pernyataan besar. Tapi, keputusan itu benar-benar buruk," ujarnya.

Durham menambahkan bahwa performa impresif Alexander-Arnold sejak usia muda justru terlihat saat mengisi posisi menyerang. "Dia bermain sebagai gelandang tengah dan sayap kanan.

Di situlah kekuatannya, umpan dari tengah atau umpan silang dari sisi kanan," ulasnya.

Perubahan posisi terjadi saat Alexander-Arnold berusia 17 tahun. Durham menyebut hal itu hanya karena pelatih saat itu ingin memberikan tantangan baru.

"Mereka merasa dia sudah menguasai perannya, jadi ingin memberinya tantangan berbeda. Lalu, dia ditempatkan sebagai bek kanan dan terlihat cukup baik," ungkapnya.