John Herdman Terapkan Sistem Formula 1 di Timnas Indonesia untuk Persiapan Singkat
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menerapkan pendekatan unik dalam mempersiapkan skuad Garuda.
Ia menggunakan sistem kerja cepat ala pitstop Formula 1 untuk mengoptimalkan waktu persiapan yang singkat.
>>> Ryan Giggs Dukung Rencana Manchester United Rekrut Cole Palmer
Inspirasi dari Dunia Balap
Herdman terinspirasi oleh efisiensi tim pitstop Formula 1 yang mampu menyelesaikan pergantian ban dalam hitungan detik.
Prinsip yang sama diterapkan dalam sesi latihan Timnas Indonesia.
Setiap menit latihan dirancang untuk memberikan hasil maksimal.
Penerapan dalam Latihan
Dalam praktiknya, Herdman membagi sesi latihan menjadi blok-blok pendek dengan fokus tinggi.
Setiap pemain memiliki tugas spesifik yang harus diselesaikan dalam waktu terbatas.
Hal ini mirip dengan mekanik yang masing-masing memiliki peran dalam pitstop.
Latihan dilakukan dengan tempo cepat dan transisi yang mulus antar sesi.
Manfaat untuk Timnas
Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan kecepatan pengambilan keputusan pemain di lapangan.
Selain itu, efisiensi waktu latihan menjadi lebih baik.
>>> Stadion Pakansari Bogor Resmi Jadi Markas Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Timnas Indonesia yang sering memiliki waktu persiapan terbatas bisa mendapatkan keuntungan besar.
Herdman yakin metode ini akan membuat pemain lebih siap menghadapi pertandingan.
Respons Pemain dan Staf
Para pemain menyambut baik sistem baru ini.
Mereka merasa latihan menjadi lebih terstruktur dan menantang.
Staf pelatih juga mendukung karena memudahkan evaluasi performa individu.
Beberapa pemain mengaku bahwa intensitas latihan meningkat signifikan.
Harapan ke Depan
John Herdman berharap sistem ini dapat menjadi standar baru dalam persiapan Timnas Indonesia.
Dengan pendekatan yang inovatif, ia optimistis skuad Garuda bisa tampil lebih kompetitif.
>>> Tiga Klub Bundesliga Berebut Tiket Relegasi pada Laga Pamungkas
Penerapan sistem ala Formula 1 ini menjadi bukti bahwa sepak bola modern membutuhkan efisiensi dan kecepatan dalam setiap aspek.
Update Terbaru
Khutbah Jumat 3 Juli 2026 Ajak Umat Muhasabah Memasuki Tahun Baru Hijriah
Rabu / 01-07-2026, 10:51 WIB
Meksiko Unggul 2-0 atas Ekuador di Babak Pertama Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 10:50 WIB
Sensus Ekonomi 2026 Siap Petakan Potensi Ekonomi Kreatif Secara Utuh
Rabu / 01-07-2026, 10:50 WIB
Prabowo Puji 1.000 SPPG Polri: Dapur MBG Terbaik
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
Mahfud MD Sebut Vonis Anak Buah Jadi Pintu Masuk Jerat Nadiem Makarim
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
Prabowo Dianugerahi Medali Kehormatan Polri di Hari Bhayangkara ke-80
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
PDIP Kirim Surat ke BGN Minta Data Dugaan Keterlibatan Kader di Program MBG
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
Prabowo Soroti Peran Besar Polri di Ketahanan Pangan, Sebut Gudang Jagung hingga Desa Jadi Bukti Nyata
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
Perbedaan Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan Sekolah Terintegrasi
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
Prabowo di HUT Bhayangkara: Demokrasi Jangan Dibajak Orang Banyak Uang
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
Prabowo Ingatkan Polri: Rakyat Masih Derita Kemiskinan Akibat Korupsi
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
3 Contoh Karangan Bahasa Jawa tentang Liburan ke Pantai, Kolam Renang, dan Rumah Nenek
Rabu / 01-07-2026, 10:43 WIB
Microsoft Tingkatkan Keamanan Bot di Teams, Kini Lebih Pintar Mendeteksi Bot Mencurigakan
Rabu / 01-07-2026, 10:43 WIB
Kylian Mbappe: Messi Boleh Cetak Gol Lebih Banyak, tapi Prancis yang Juara Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB






