Mantan bos Ferrari, Jean Todt, akhirnya membeberkan alasan di balik gagalnya Ayrton Senna bergabung dengan tim Scuderia pada musim 1994.

Pengakuan ini menjadi sorotan karena selama ini publik hanya berspekulasi mengenai penyebab batalnya transfer legenda Formula 1 tersebut ke Maranello.

>>> We Are All Trying Here Episode 11-12 Sub Indo serta Spoiler dan Link bukan LK21 tapi di Netflix: Dong Man Mulai Menghadapi Realita

Negosiasi yang Sudah Berjalan Panjang

Menurut Todt, pembicaraan antara Senna dan Ferrari sudah berlangsung cukup lama.

Kedua pihak bahkan sempat mencapai titik terang dalam sejumlah pertemuan.

Namun, ada satu faktor krusial yang akhirnya membuat kesepakatan gagal terwujud.

Kendala Utama: Kontrak dengan Sponsor

Todt mengungkapkan bahwa masalah utama terletak pada kontrak sponsor Senna.

Pembalap asal Brasil itu memiliki ikatan kuat dengan beberapa sponsor pribadi yang tidak sejalan dengan kebijakan Ferrari.

Ferrari saat itu memiliki aturan ketat mengenai sponsor yang boleh tampil di mobil dan perlengkapan pembalap.

Senna tidak bisa melepaskan diri dari komitmen sponsor lamanya.

Hal ini menjadi batu sandungan yang tak teratasi.

>>> Filing for Love Episode 9-10 Sub Indo serta Spoiler dan Link bukan LK21 tapi di KST: Hubungan Joo In Ah dan Noh Ki Joon Mulai Berubah

Keputusan Final Senna

Pada akhirnya, Senna memilih untuk tetap bersama tim Williams pada musim 1994.

Keputusan itu diambil setelah negosiasi dengan Ferrari menemui jalan buntu.

Sayangnya, musim 1994 menjadi musim terakhir bagi Senna.

Ia meninggal dunia dalam kecelakaan tragis di Sirkuit Imola, San Marino.

Warisan Senna dan Ferrari

Meski tak pernah membalap untuk Ferrari, nama Senna tetap abadi dalam sejarah Formula 1.

Banyak penggemar yang masih membayangkan bagaimana jadinya jika Senna berseragam merah.

Pengakuan Todt ini setidaknya menjawab rasa penasaran publik selama puluhan tahun.

>>> Kapan Drakor We Are All Trying Here Episode 11-12 Tayang? Berikut Spoiler dan Link di Netflix bukan LK21: Dong Man Hadapi Tekanan Industri Film

Kisah ini juga menunjukkan betapa kompleksnya dunia balap, di mana faktor komersial seringkali menentukan keputusan besar.