Dalam salah satu cuplikan dokumenter tersebut, Attenborough menyebut lautan sebagai tempat paling penting di planet ini setelah hampir satu abad mempelajari kehidupan di bumi.

Sejumlah penelitian menunjukkan orang berusia di atas 50 tahun yang memiliki tujuan hidup kuat cenderung memiliki kondisi kesehatan mental dan fisik lebih baik, sekaligus risiko kematian lebih rendah.

Studi Centenarian Ungkap Faktor Keluarga

Temuan dari New England Centenarian Study juga memperlihatkan bahwa umur panjang sering kali ditemukan dalam garis keluarga yang sama.

Ahli biostatistik dari Boston University, Paola Sebastiani, menjelaskan bahwa penuaan sehat bukan sekadar terhindar dari penyakit, tetapi juga berkaitan dengan rasa puas terhadap kehidupan yang dijalani.

Pada kelompok supercentenarian atau mereka yang hidup hingga usia 110 tahun ke atas, kontribusi faktor genetik diperkirakan mencapai sekitar 70 persen.

Salah satu contoh yang banyak dikaji peneliti adalah Maria Branyas dari Spanyol yang meninggal pada usia 117 tahun. Penelitian menemukan ia memiliki sejumlah varian genetik langka yang berkaitan dengan kesehatan jantung, fungsi imun, dan sistem saraf.

Jumlah Centenarian Terus Bertambah

Jumlah penduduk berusia 100 tahun di Inggris dan Amerika Serikat terus meningkat dalam dua dekade terakhir. Kenaikan itu didorong kemajuan teknologi medis, peningkatan kualitas hidup, dan bertambahnya populasi lansia.

Meski perempuan masih mendominasi kelompok centenarian, pertumbuhan jumlah pria yang mampu mencapai usia 100 tahun di Inggris tercatat meningkat lebih cepat dibanding sebelumnya.

Dalam dokumenter A Life On Our Planet saat berusia 93 tahun, Attenborough pernah merefleksikan hidupnya sebagai perjalanan luar biasa yang baru benar-benar ia pahami nilainya di usia senja.

Kisah hidup Attenborough menunjukkan bahwa umur panjang tidak hanya dipengaruhi faktor genetik, tetapi juga rasa ingin tahu, aktivitas sosial, dan semangat menjalani hidup hingga usia lanjut.