Setiap komentar, pesan, dan unggahan memiliki konsekuensi yang sama dengan ucapan langsung.

Fitnah yang tersebar secara digital dinilai memiliki dampak luas dan sulit dihapus, sehingga risikonya jauh lebih besar.

>>> Harga Emas Antam 30 April Turun ke Rp 2,769 Juta per Gram

Bahaya Lisan terhadap Amal

Khutbah juga mengingatkan tentang kondisi “orang bangkrut” di akhirat.

  • Membawa banyak amal ibadah seperti shalat dan puasa
  • Namun memiliki dosa akibat mencaci, memfitnah, dan menyakiti orang lain
  • Pahala diberikan kepada korban kezalimannya
  • Jika habis, dosa korban dibebankan kepadanya

Kondisi ini menggambarkan betapa lisan dapat menjadi penyebab hilangnya seluruh amal kebaikan.

Langkah Menjaga Lisan

Dalam penutup khutbah, disampaikan beberapa langkah praktis untuk menjaga lisan:

  • Berpikir sebelum berbicara
  • Membiasakan dzikir dan istighfar
  • Melakukan verifikasi informasi sebelum menyebarkan

Latihan tersebut diharapkan mampu membentuk kebiasaan baik dalam berbicara serta menghindarkan diri dari dosa lisan seperti ghibah, adu domba, dan dusta.

Dengan menjaga lisan, seorang Muslim tidak hanya menjaga kehormatan diri dan orang lain, tetapi juga membuka jalan menuju keselamatan di dunia dan akhirat.