Apakah 1 Mei 2026 Tanggal Merah? Berikut Sejarah Kelamnya

Hari Buruh atau May Day diperingati setiap 1 Mei sebagai momen global untuk menghargai perjuangan pekerja dalam menuntut hak dan kesejahteraan.

Peringatan ini tidak sekadar agenda tahunan, tetapi mencerminkan perjalanan panjang buruh dalam memperoleh perlindungan dan keadilan di dunia kerja.

Jejak Sejarah Hari Buruh di Indonesia

Di Indonesia, peringatan Hari Buruh telah muncul sejak 1920, saat masa kolonial Belanda.

Pada periode tersebut, kaum pekerja memanfaatkan momentum ini untuk menyuarakan tuntutan di tengah keterbatasan ruang gerak.

Setelah kemerdekaan, pemerintah menetapkan 1 Mei sebagai Hari Buruh Nasional pada 1948, menandai pengakuan resmi terhadap peran buruh dalam pembangunan negara.

Perubahan pada Masa Orde Baru

Status Hari Buruh sempat berubah ketika memasuki era Orde Baru.

Pada masa itu, 1 Mei tidak lagi dijadikan hari libur nasional, meskipun aktivitas perjuangan buruh tetap berlangsung melalui berbagai gerakan dan aksi.

Kondisi tersebut membuat peringatan Hari Buruh lebih banyak diisi dengan kegiatan advokasi ketimbang perayaan.

>>> Dokter Klinik Unri Diduga Lakukan Pelecehan saat Pemeriksaan, Korban Disebut Lebih dari Satu

Reformasi Membuka Jalan Baru

Perubahan mulai terlihat pada era reformasi, ketika pemerintah memberikan ruang lebih luas bagi kebebasan berserikat.

Langkah penting diambil melalui ratifikasi Konvensi ILO Nomor 81 yang memperkuat perlindungan hak pekerja, sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan resmi pemerintah saat itu.

Kebijakan tersebut menjadi titik awal penguatan posisi buruh dalam sistem ketenagakerjaan nasional.