Setiap muslim dituntut untuk terus menambah amal kebaikan sepanjang hidupnya.

Amal tersebut menjadi sarana utama untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus meneladani Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam khutbah Jumat bertema “Amaliah Harian Untuk Lebih Dekat Dengan Rasulullah SAW”, Ustaz Mokh. Ulil Hidayat mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi ibadah, khususnya di waktu-waktu yang dimuliakan.

Keutamaan Bulan Dzulqa’dah

Khutbah diawali dengan ajakan meningkatkan ketakwaan sebagai bekal hidup dunia dan akhirat.

Salah satu momentum yang disorot adalah bulan Dzulqa’dah, yang termasuk dalam empat bulan haram sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an.

Dalam penjelasan ayat tersebut, Allah menetapkan dua belas bulan dalam setahun, dengan empat di antaranya memiliki kemuliaan khusus dan harus dijaga dari perbuatan zalim.

Pengagungan terhadap bulan-bulan ini merupakan bagian dari ajaran para nabi terdahulu yang tetap dipertahankan dalam Islam.

Peristiwa Penting di Bulan Dzulqa’dah

Bulan Dzulqa’dah memiliki sejumlah keistimewaan yang berkaitan dengan ibadah umat Islam.

  • Menjadi bagian dari rangkaian bulan haji bersama Syawal dan awal Dzulhijjah
  • Waktu pelaksanaan umrah Rasulullah SAW dalam beberapa kesempatan

Momentum ini menjadi waktu persiapan spiritual bagi umat Islam yang akan menunaikan ibadah haji ke Baitullah.

Amalan yang Dianjurkan

Di bulan yang dimuliakan ini, umat Islam diingatkan untuk lebih berhati-hati dalam menjaga perilaku.

  • Menyegerakan amal saleh tanpa menunda
  • Meninggalkan perbuatan maksiat dalam bentuk apa pun

Perbuatan dosa pada waktu mulia memiliki dampak yang lebih berat, sehingga diperlukan kesadaran untuk menjaga diri.

Sikap menghormati apa yang dimuliakan Allah juga menjadi indikator ketakwaan dalam hati seorang hamba.