HF menyebut anak tersebut sempat mengatakan bahwa pengasuh di tempat itu bersikap keras. Awalnya keluarga mengira hal itu bagian dari proses adaptasi, tetapi rasa takut yang muncul dinilai berlebihan.

Isu Anak Diikat Muncul di Media Sosial

Kecurigaan semakin kuat setelah keluarga mendengar kabar yang beredar di media sosial. Dalam informasi tersebut disebutkan adanya dugaan anak yang tangannya diikat oleh oknum di daycare.

HF kemudian mengonfirmasi kabar itu kepada anggota keluarganya yang berada di luar kota. Informasi yang sama ternyata juga sampai kepada mereka.

Meski tidak ditemukan luka fisik pada anaknya, HF menilai dampak psikologis yang dialami cukup serius. Anak tersebut disebut mengalami trauma dan ketakutan berlebih.

Atas pertimbangan keamanan, keluarga akhirnya memindahkan anak tersebut ke lembaga pendidikan lain di wilayah Rejowinangun.

Belum Ada Penjelasan Pengelola

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola Little Aresha terkait dugaan kekerasan tersebut.

Di sekitar lokasi, warga masih berdatangan untuk mencari informasi lebih lanjut mengenai kejadian yang menjadi perhatian publik ini.