Tempat penitipan anak Little Aresha di kawasan Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, ditutup aparat kepolisian pada Jumat (24/4) sore. Langkah ini dilakukan setelah muncul dugaan kekerasan terhadap anak-anak yang dititipkan di lokasi tersebut.

Warga sekitar mengaku baru mengetahui kabar itu pada hari yang sama. Informasi yang beredar menyebutkan adanya perlakuan tidak layak terhadap anak-anak di dalam daycare.

Menurut penuturan warga yang enggan disebutkan identitasnya, anak-anak diduga mengalami tindakan seperti dilepas pakaiannya hingga kedinginan. Akses ke dalam lokasi juga dibatasi saat kejadian, hanya pihak tertentu yang diperbolehkan masuk.

Orang Tua Curiga dari Perubahan Perilaku Anak

Salah satu wali murid berinisial HF mengungkapkan, keponakannya yang berusia sekitar 3,5 tahun menunjukkan ketakutan sejak hari kedua berada di tempat tersebut.

Padahal, anak itu baru saja mulai dititipkan karena orang tuanya harus bertugas di luar kota dalam waktu cukup lama.

“Baru sehari masuk, besoknya sudah menolak. Setiap diajak ke sana selalu bilang tidak mau,” ujar HF dalam penjelasannya.

Keluarga sempat mencoba berbagai cara agar anak kembali mau berangkat, mulai dari diajak berjalan-jalan hingga diberi mainan. Namun penolakan tetap terjadi.