Viral Bocoran Chat WA Ungkap Kengerian Detik-Detik Pembacokan di UIN Suska Riau
Peristiwa pembacokan yang terjadi di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau menjadi perhatian publik setelah beredar tangkapan layar percakapan mahasiswa di media sosial. Chat tersebut menggambarkan kepanikan saksi mata saat kejadian berlangsung.
Dalam percakapan yang viral itu, seorang mahasiswa menceritakan suasana mencekam ketika Reyhan Mufazar diduga menyerang Farradila Ayu Pramesti di area ruang sidang kampus pada Kamis pagi.
Kronologi Terungkap dari Chat Mahasiswa
Mahasiswa yang menjadi saksi mata awalnya mengira keributan di sekitar ruang sidang terjadi karena insiden biasa. Namun situasi berubah ketika ia melihat korban dalam kondisi terluka di lantai.
Menurut cerita yang beredar dalam percakapan tersebut, korban saat itu sedang berada di kampus untuk mengikuti sidang munaqasyah.
Saksi juga menggambarkan bahwa beberapa mahasiswa sempat mencoba memberikan pertolongan, namun situasi menjadi tegang karena pelaku membawa senjata tajam.
Saksi Mengaku Sempat Berhadapan dengan Pelaku
Dalam chat tersebut, mahasiswa yang menulis pesan mengaku sempat berada cukup dekat dengan pelaku. Ia menyebut pelaku masih memegang senjata saat kejadian berlangsung.
Situasi tersebut membuat sejumlah mahasiswa memilih menjauh dan mencari bantuan dari petugas keamanan kampus.
Saksi mengatakan dirinya sempat berniat melawan, tetapi kondisi yang berbahaya membuatnya mengurungkan niat tersebut.
Motif Diduga Berkaitan dengan Persoalan Pribadi
Selain kronologi kejadian, percakapan yang beredar juga memunculkan dugaan motif di balik insiden tersebut.
Beberapa pesan yang beredar menyebut pelaku diduga memiliki perasaan kepada korban sejak masa kegiatan kuliah kerja nyata.
Namun informasi yang beredar di media sosial juga menyebutkan bahwa korban dan pelaku tidak memiliki hubungan sebagai pasangan.
Perbincangan Meluas di Media Sosial
Tangkapan layar percakapan mahasiswa tersebut kemudian menyebar luas di berbagai platform media sosial dan memicu perbincangan publik.
Peristiwa ini juga menimbulkan keprihatinan di kalangan mahasiswa mengenai keamanan di lingkungan kampus.
Hingga kini kasus tersebut masih menjadi perhatian masyarakat setelah kronologi kejadian terus diperbincangkan secara luas di internet.
Update Terbaru
Lamborghini Urus Performante SE: Tenaga 801 HP, Akselerasi Sama dengan Versi Lama
Kamis / 02-07-2026, 00:35 WIB
BPS Pastikan Metodologi Terstandar Jadi Fondasi Sensus Ekonomi 2026
Kamis / 02-07-2026, 00:35 WIB
Purbaya Buka Peluang Evaluasi Pajak JHT: Kita Lihat Dulu Kondisinya
Kamis / 02-07-2026, 00:35 WIB
Komisi I DPR Setujui Dua RUU Kerja Sama Pertahanan dengan Turki dan Malaysia
Kamis / 02-07-2026, 00:35 WIB
Respons Dingin Menohok Dzeko usai Bosnia Diejek Jelang Lawan AS
Kamis / 02-07-2026, 00:35 WIB
Hanya 50% Remaja AS Punya SIM, Penjualan Mobil Terancam Turun
Kamis / 02-07-2026, 00:31 WIB
Bandara Soetta Pastikan Kebakaran TPA Jatiwaringin Tak Ganggu Penerbangan
Kamis / 02-07-2026, 00:30 WIB
Mbappe Abaikan Rekor Gol, Fokus Bawa Prancis ke Final Piala Dunia
Kamis / 02-07-2026, 00:30 WIB
Bupati Kuansing Tahu Ada OTT, Datangi Dealer Hilangkan Jejak Mobil
Kamis / 02-07-2026, 00:30 WIB
Pre-Order Figure Nu Udra Monster Hunter Wilds Dibuka, Harga Rp 22.000 Yen
Kamis / 02-07-2026, 00:30 WIB
Pembaruan Kebijakan Privasi Crimson Desert pada 8 Juli 2026
Kamis / 02-07-2026, 00:30 WIB
The First Descendant Homepage Akan Offline pada 1 Juli untuk Pemeliharaan
Kamis / 02-07-2026, 00:30 WIB
Link Live Streaming Inggris vs RD Kongo di 32 Besar Piala Dunia 2026
Kamis / 02-07-2026, 00:29 WIB
Menhaj Kawal Kasus Umrah Hanania Travel, Pastikan Tak Terulang
Kamis / 02-07-2026, 00:29 WIB






