Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali tertekan pada perdagangan Senin (27/7/2026).

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka di level Rp17.978 per dolar AS.

>>> Trump Bantah AS Kehabisan Amunisi, 'Perang' dengan Iran Lewat Gambar AI

Posisi tersebut melemah 15 poin atau 0,08 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp17.963.

Pelemahan ini terjadi setelah Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengundurkan diri.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai mundurnya Perry menjadi sentimen negatif bagi pasar.

>>> Denny Indrayana Desak Prabowo Pecat Gibran Sebelum 20 Oktober 2026

"Pergantian kepemimpinan bank sentral berpotensi memengaruhi persepsi pasar terhadap independensi BI," ujarnya.

Sebelumnya, Lukman memperkirakan rupiah berpeluang menguat seiring meredanya ketegangan geopolitik Timur Tengah.

Namun, sentimen domestik justru mengubah arah pergerakan rupiah pada hari ini.

>>> Batal Nikah H-14 karena Dikhianati, Wanita Ini Jalani Konseling Psikolog

Ia memproyeksikan rupiah akan bergerak dalam kisaran Rp17.900 hingga Rp18.000 per dolar AS.