Rusia Kirim MiG-31BM ke Arktik, Kecepatan Mach 2.83 Bikin NATO Waspada
Rusia baru saja mengerahkan pesawat pencegat terberat dan tercepatnya, MiG-31BM, untuk menjaga kawasan Arktik. Kecepatan tertingginya yang mencapai Mach 2,83 menjadi perhatian utama NATO.
Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan bahwa pesawat pembom strategis Tu-160 baru saja melakukan patroli jarak jauh di atas Laut Barents dan Laut Norwegia.
>>> Promo Tangga Lipat Jadi Rp1 Jutaan di Transmart Full Day Sale
Patroli ini berlangsung sekitar 16 jam dan melibatkan pengisian bahan bakar di udara serta pengawalan dari pesawat MiG-31.
Menurut pernyataan resmi, pesawat-pesawat tersebut beroperasi di atas perairan netral dan mematuhi aturan ruang udara internasional.
Namun, kehadiran pesawat asing yang mengawal di beberapa titik rute menunjukkan ketegangan yang meningkat.
Mengapa MiG-31BM Masih Relevan
MiG-31BM bukanlah pesawat siluman baru, tetapi dirancang untuk menutupi wilayah udara terpencil dengan infrastruktur terbatas. Keunggulannya terletak pada kecepatan, ketinggian, radar bertenaga, dan senjata jarak jauh.
Pesawat ini merupakan versi modern dari MiG-31 dengan avionik yang ditingkatkan dan radar yang mampu mendeteksi target hingga ratusan mil.
Kecepatan maksimumnya mencapai Mach 2,83, menjadikannya salah satu pencegat tercepat di dunia.
Reputasi MiG-31BM semakin meningkat selama perang di Ukraina, terutama saat dipasangkan dengan rudal jarak jauh R-37.
Rudal ini memiliki jangkauan lebih dari 186 mil hingga sekitar 249 mil, tergantung versi dan kondisi peluncuran.
Kemampuan tersebut sangat efektif untuk menyerang pesawat pendukung besar seperti tanker dan pesawat radar, yang biasanya beroperasi di belakang garis depan.
Arktik yang Mencair Mengubah Segalanya
Di balik aspek militer, perubahan iklim memainkan peran penting. Arktik memanas dengan cepat, membuka lebih banyak ruang untuk pelayaran, proyek sumber daya, dan aktivitas militer.
Update Terbaru
Gantikan Jay Idzes, Rizky Ridho Pimpin Lini Belakang Garuda
Senin / 27-07-2026, 22:35 WIB
Iran Tegaskan Belum Ada Negosiasi dengan AS dan Desak Perubahan Sikap Washington
Senin / 27-07-2026, 22:35 WIB
Tujuh Polisi Diperiksa Bareskrim, Wakapolres Tangsel Buka Suara
Senin / 27-07-2026, 22:35 WIB
Pabrik Garmen Hong Kong PHK 846 Pekerja, Ini Penjelasan Said Iqbal
Senin / 27-07-2026, 22:35 WIB
Gol Debut Mitchell Baker di Menit Keenam Bawa Timnas Indonesia Ungguli Kamboja
Senin / 27-07-2026, 22:28 WIB
Hindari 7 Kebiasaan Ini agar Barang Bawaan Tak Dicuri di Bandara
Senin / 27-07-2026, 22:28 WIB
Baker Brace di Menit ke-15, Timnas Indonesia Ungguli Kamboja 2-0
Senin / 27-07-2026, 22:28 WIB
Kasat Narkoba Tangsel Dinyatakan Tak Terlibat Etomidate, Pemeriksaan Lanjut
Senin / 27-07-2026, 22:28 WIB
Iran Peringatkan Ukraina Akan Konsekuensi Serangan Kapal Kargo
Senin / 27-07-2026, 22:21 WIB
Amran Pastikan Kementan Tetap Produktif Meski Kursi Wamentan Kosong
Senin / 27-07-2026, 22:21 WIB
Sandy Walsh Cetak Gol Sundulan, Timnas Indonesia Hancurkan Kamboja 3-0
Senin / 27-07-2026, 22:21 WIB
Tenggat Rasio Pinggang-Tinggi Angkatan Udara AS: Data Tidak Mempengaruhi Skor Kebugaran
Senin / 27-07-2026, 22:21 WIB
Samsung Janjikan Harga Kacamata Pintar di Tingkat Wajar
Senin / 27-07-2026, 22:14 WIB
Kacamata Pintar Samsung Hadapi Pesaing dari Apple pada 2027
Senin / 27-07-2026, 22:14 WIB







