Jokowi Ditantang Hadir di Sidang untuk Buktikan Kerugian Tuduhan Ijazah
Tim kuasa hukum Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa kembali melayangkan tantangan kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Politikus itu diminta membuktikan secara langsung kerugian yang diklaim dialaminya dalam perkara dugaan pencemaran nama baik terkait polemik ijazah.
>>> 7 Aplikasi Game Terbukti Membayar Saldo DANA di Tahun 2026
Kuasa hukum Dokter Tifa, Ramdansyah mengatakan pembuktian tersebut hanya dapat dilakukan apabila mantan presiden itu hadir sendiri di ruang sidang sebagai pelapor.
Menurutnya, perkara ini merupakan delik aduan absolut sehingga pihak yang mengaku dirugikan perlu memberikan keterangan secara langsung di hadapan majelis hakim.
"Pembuktian materiil tadi, harus dihadirkan orang yang dirugikan.
Ini kan menurut asumsi, dia merasa dirugikan kan, secara hak asasi manusia dia dirugikan, jangan-jangan ini adalah offense," kata Ramdansyah, dikutip Minggu (5/7).
Ia menilai kehadiran politikus itu penting untuk menjelaskan bentuk kerugian yang menjadi dasar laporan pidana terhadap Dokter Tifa.
Jokowi juga ditantang untuk membawa dokumen ijazah yang selama ini menjadi pokok sengketa agar dapat diperlihatkan dan diperiksa dalam persidangan.
Dokter Tifa Tolak Damai
Adapun Dokter Tifa memastikan dirinya tidak akan menempuh jalur damai atau restoratif justice meski kesempatan tersebut diberikan oleh majelis hakim.
Dalam sidang perdana, hakim menjelaskan bahwa sebagian pasal yang didakwakan memiliki ancaman pidana di bawah lima tahun sehingga terdakwa memiliki kesempatan mengupayakan perdamaian dengan pelapor.
>>> NASA Siapkan Misi Robotik 2026 untuk Selamatkan Satelit Swift dari Penurunan Orbit
Namun, setelah berkonsultasi dengan kuasa hukumnya, sang influencer tersebut memilih melanjutkan perkara hingga proses persidangan selesai.
Jaksa Penuntut Umum sendiri menyatakan bahwa tuduhan ijazah palsu tidak dapat dibuktikan oleh Dokter Tifa.
Dalam surat dakwaan, jaksa menyebut tuduhan tersebut justru bertentangan dengan fakta yang diketahui terdakwa sehingga dinilai sebagai serangan terhadap kehormatan dan nama baik dari Jokowi.
Hal itu dilakukan melalui sarana teknologi informasi.
Jaksa juga mendasarkan dakwaannya pada hasil pemeriksaan laboratorium kriminalistik.
Laporan tersebut menyimpulkan bahwa 14 ijazah pembanding ternyata identik dengan Ijazah Universitas Gadjah Mada atas nama Joko Widodo.
Perkara ini kini memasuki tahap pemeriksaan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
>>> AS Gelontorkan Rp24 Triliun untuk Pangkalan Angkatan Laut di Peru, Bisakah Ubah Peta Kekuatan?
Mahkamah Agung sebelumnya menunjuk pengadilan tersebut sebagai pihak yang memeriksa dan mengadili kasus dugaan pencemaran nama baik yang menjerat Dokter Tifa.
Update Terbaru
Dokter Tifa Tolak Damai dengan Jokowi dalam Kasus Ijazah
Minggu / 05-07-2026, 02:18 WIB
Kemhan Bantah Sekjen Letjen Tri Budi Utomo Terlibat Korupsi MBG
Minggu / 05-07-2026, 02:18 WIB
Timex Luncurkan Marlin Jet Titanium Automatic GMT, Jam Tangan Retro dengan Bodi Titanium
Minggu / 05-07-2026, 02:18 WIB
Akane-banashi Anime Umumkan 6 Anggota Pengisi Suara Dub Baru
Minggu / 05-07-2026, 02:02 WIB
The Detective Is Already Dead Season 2 Rilis Video Promo Kedua dan Pengisi Lagu Tema
Minggu / 05-07-2026, 02:01 WIB
Daniel Brühl Kembali Perankan Baron Zemo untuk Iklan Magic: The Gathering
Minggu / 05-07-2026, 02:01 WIB
Emma Felbermayr Menangi Balapan Reverse Grid F1 Academy di Silverstone
Minggu / 05-07-2026, 02:01 WIB
Film Minecraft Squared 2027: Jadwal Tayang, Trailer, dan Deretan Pemain, Jason Momoa hingga Jack Black Kembali
Minggu / 05-07-2026, 02:01 WIB
10 Cara Menabung Efektif untuk Target Rp100 Juta 2026, Strategi Financial Planning Anti Gagal
Minggu / 05-07-2026, 02:00 WIB
Indonesia Waspadai Risiko Kebakaran TPA Sampah Akibat El Nino
Minggu / 05-07-2026, 01:59 WIB
Kelompok Supremasi Kulit Putih Pawai di Washington D.C. pada 4 Juli
Minggu / 05-07-2026, 01:59 WIB
CEO AMC Theatres Bocorkan Detail Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce, Lalu Hapus
Minggu / 05-07-2026, 01:59 WIB
LiSA Rilis Vinyl Eksklusif Rayakan 15 Tahun Karier pada 26 Agustus
Minggu / 05-07-2026, 01:43 WIB
Ancelotti Akui Neymar Kecewa Minim Menit Bermain di Piala Dunia 2026
Minggu / 05-07-2026, 01:32 WIB







