Nasih juga mengungkap data pendapatan dosen yang bersangkutan bisa mencapai Rp200 juta per tahun berdasarkan laporan pada 2025.

"Berdasarkan laporan yang ada, pada tahun 2025 yang bersangkutan menerima gaji, tunjangan, honor, dan Insentif dari Unair tidak kurang dari Rp200 juta.

Atau rata-rata per bulan Rp16,5 juta," ujarnya.

Sementara pada 2026 hingga Juni, sebelum honor dan insentif semesteran dihitung, dosen tersebut disebut telah menerima lebih dari Rp90 juta, atau rata-rata Rp15 juta per bulan.

"Tahun 2026, sampai Juni, sebelum honor dan insentif semesteran, ybs sudah terima Rp90 juta lebih atau rata-rata per bulan Rp15 juta," ucap Nasih.

"InsyaAllah cukup dan jika disyukuri insyaAllah berkah," lanjutnya.

Nasih menegaskan gaji dosen tetap non-PNS di Unair tidak sekecil yang dinyatakan dalam persaksian sidang MK dan yang beredar di media sosial.

Standar penggajian dibuat seadil mungkin dengan skema dosen PNS.

"Tidak besar, tidak kecil, cukupan.

Gaji dosen tetap non PNS Unair tidak sekecil yang dinyatakan di persaksian sidang MK dan banyak beredar di medsos.

Standarnya dibuat seadil mungkin dengan PNS. Bagi dosen pemula InsyaAllah cukup.

>>> Amazon Prime Day 2026: Diskon Smartphone, Laptop, dan Elektronik

Apalagi jika melaksanakan tridharma dengan optimal," tutup Nasih.