Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi memperpanjang masa pendaftaran Program Beasiswa Sehat 2026 hingga 10 Juli 2026.

Program ini merupakan hasil kolaborasi dengan Yayasan Khouw Kalbe (YKK) dan ditujukan bagi mahasiswi aktif Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes.

>>> Jadwal Pencairan BPNT dan PKH Juli 2026, Ketahui Perbedaannya

Beasiswa ini bertujuan mendukung penyelesaian pendidikan serta meningkatkan kompetensi melalui berbagai program pengembangan diri. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online melalui Sistem Informasi Beasiswa Kesehatan (SIBK).

Manfaat Beasiswa Sehat 2026

Penerima beasiswa akan mendapatkan bantuan biaya pendidikan hingga Rp10 juta per semester, atau disesuaikan dengan tagihan resmi dari Poltekkes.

Dana tersebut dapat digunakan untuk Uang Kuliah Tunggal (UKT), biaya SKS, biaya praktik, dan uji kompetensi.

Khusus peserta diploma, tersedia tambahan bantuan penelitian hingga Rp3 juta yang diberikan satu kali pada tahun terakhir studi.

Sementara peserta program profesi memperoleh dana pengembangan kapasitas sebesar Rp1,2 juta per semester.

Selain bantuan pendidikan, penerima beasiswa juga mengikuti pelatihan pengembangan kapasitas, program mentoring, dan bergabung dalam ekosistem pembelajaran Yayasan Khouw Kalbe.

Mereka juga mendapatkan akses jejaring nasional dan internasional.

Untuk mahasiswi program profesi, tersedia Training of Mentors, kesempatan menjadi mentor, pengembangan kepemimpinan, dan peluang menjalankan proyek sosial.

Persyaratan Umum dan Akademik

Calon pendaftar harus WNI, berjenis kelamin perempuan, berusia 17–24 tahun untuk D3/D4, dan maksimal 27 tahun untuk program profesi.

Selain itu, belum menikah, aktif dalam organisasi atau kegiatan sosial, bersedia menjadi duta YKK, dan tidak menerima beasiswa lain dengan komponen pembiayaan yang sama.

>>> Pelatih Tanjung Verde Anggap Laga Lawan Argentina Sebagai Hadiah

Persyaratan akademik berbeda tiap jenjang. Untuk D3 dan D4 semester 1, nilai rapor SMA/SMK minimal 80 setiap semester.