"Ini bukan tentang di mana pasukan dan aset saat ini berada," kata Mark Rutte, Sekretaris Jenderal NATO.

Berdasarkan Pasal 5 Perjanjian Atlantik Utara, negara-negara anggota memiliki jaminan keamanan kolektif di mana serangan terhadap satu sekutu dianggap sebagai serangan terhadap seluruh aliansi.

Pergeseran strategis ini terjadi bersamaan dengan diskusi politik seputar Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan, yang memanfaatkan KTT Ankara untuk memproyeksikan legitimasi internasional di tengah tekanan politik dalam negeri dan penindasan oposisi.

Pemerintah AS telah mempercepat kerja sama pertahanan dengan Ankara, memberitahu Kongres tentang rencana menjual 80 mesin pesawat F-110 untuk program pesawat tempur KAAN generasi kelima Turki, meskipun ada keraguan Kongres yang sudah lama.

Wakil Presiden AS JD Vance mengindikasikan bahwa pemerintah sedang meninjau opsi undang-undang terkait kemungkinan mengembalikan Turki ke program F-35 setelah sebelumnya dikeluarkan karena membeli sistem rudal S-400 Rusia.

>>> Novak Djokovic Samai Rekor Kemenangan Lapangan Rumput Roger Federer di Wimbledon

Gedung Putih menahan diri dari kritik publik terhadap keputusan peradilan internal Turki atau penahanan tokoh politik menjelang KTT, memprioritaskan ikatan keamanan dan kohesi aliansi.