Sebuah parasit mikroskopis menjadi penyebab gelombang diare 'eksplosif' yang menyebar di Amerika Serikat pada musim panas ini.

Otoritas kesehatan mencatat peningkatan kasus yang tajam, meskipun penyakit ini umumnya dapat diobati dan jarang berbahaya.

>>> Sepeda Lipat 20 Inch untuk Usia Berapa? Ini Panduan Tinggi Badan dan Rekomendasi

Pelakunya adalah Cyclospora cayetanensis, parasit bersel tunggal yang menyebabkan penyakit bawaan makanan bernama cyclosporiasis.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), sebanyak 145 kasus dilaporkan di 17 negara bagian antara awal Mei hingga pertengahan Juni 2026.

New York, Illinois, dan Texas termasuk yang paling terdampak. Lonjakan terpisah dengan lebih dari 170 kasus kemudian muncul di Michigan.

Kasus cyclosporiasis memang meningkat setiap tahun antara Mei dan Agustus, sehingga lonjakan musiman ini tidak biasa. Namun, jumlah kasus membuat pihak berwenang waspada.

Yang melegakan, penyakit ini jarang mengancam jiwa. Dari 145 kasus, 20 orang dirawat di rumah sakit dan tidak ada kematian yang dilaporkan.

Mengapa Disebut Diare 'Eksplosif'?

Parasit ini mendapat reputasi buruk karena gejala utamanya: diare encer yang sering dan kadang eksplosif. Efek lain termasuk kram perut, mual, kelelahan, kehilangan nafsu makan, dan muntah.

Gejala biasanya muncul sekitar seminggu setelah infeksi dan dapat hilang timbul. Jika tidak diobati, penyakit ini bisa berlangsung dari beberapa hari hingga sebulan atau lebih.

Cara Penularan dan Pencegahan

Cyclospora menyebar melalui jalur fecal-oral, artinya orang sakit setelah mengonsumsi makanan atau air yang terkontaminasi tinja.

>>> Ilmuwan Kembangkan Antibodi untuk Lawan Virus Epstein-Barr yang Bersembunyi di 95% Orang Dewasa

Di AS, wabah sebelumnya dikaitkan dengan produk segar seperti kemangi, ketumbar, raspberry, kacang polong, dan salad kemasan.