Nexon kembali menunjukkan komitmennya terhadap permainan yang adil di The First Descendant melalui penegakan aturan terbaru.

Pengembang merilis pengumuman resmi yang merinci razia besar-besaran terhadap perilaku pengguna yang melanggar aturan selama periode 26 Juni hingga 2 Juli 2026 (PDT).

>>> Zenless Zone Zero Rilis Agent S-Rank Baru Norma dengan Fire Stun dan Sinergi Tim

Tindakan ini menyasar berbagai bentuk pelanggaran, termasuk penggunaan program tidak sah, penyalahgunaan eksploitasi perdagangan, aktivitas transaksi abnormal, dan perilaku bermain yang tidak wajar.

Pengumuman tersebut menegaskan upaya berkelanjutan Nexon untuk menjaga lingkungan yang seimbang dan menyenangkan bagi semua pemain.

Dengan menggabungkan sistem pemantauan otomatis dan laporan pengguna, perusahaan telah mengambil tindakan disipliner terhadap ratusan akun. Langkah-langkah ini mulai dari larangan permanen hingga pembatasan matchmaking sementara.

Rincian Razia Anti-Cheat 26 Juni–2 Juli

Periode penegakan hukum mencakup satu minggu penuh aktivitas, di mana Nexon memantau perilaku bermain yang mencurigakan dan memverifikasi laporan pengguna.

Perusahaan mengonfirmasi bahwa semua tindakan diambil sesuai dengan kebijakan operasional dan kerangka anti-cheat yang berlaku.

Pemain juga didorong untuk melaporkan perilaku abnormal langsung melalui alat pelaporan dalam game, memperkuat pendekatan moderasi yang digerakkan oleh komunitas.

Salah satu kategori penegakan hukum paling berat melibatkan pembuatan, distribusi, atau penggunaan program tidak sah.

Empat akun dilarang secara permanen setelah teridentifikasi terlibat dalam aktivitas kecurangan. Pelanggaran ini dianggap prioritas tinggi karena dampaknya terhadap integritas kompetitif dan sistem kemajuan yang adil.

>>> Harga Galaxy Z Fold 8 Ultra, Fold 8, Flip 8, Watch Ultra 2, dan Watch 9 untuk Eropa Bocor

Nexon menegaskan bahwa tindakan tersebut mengakibatkan penghentian akun segera dan tidak dapat dibatalkan.