Embark Lacak Setiap Peluru di Arc Raiders, 30 Terabyte Data per Hari
Embark Studios, pengembang Arc Raiders, mengungkapkan sistem pelacakan data yang sangat besar di balik game mereka.
Dalam presentasi di konferensi developer yang digelar penerbit Nexon, data engineer Mattias Andersson menjelaskan bagaimana studio tersebut melacak setiap peluru yang ditembakkan pemain.
>>> Isu PHK 2.500 Karyawan PT Pakerin Dibantah Kemenperin, Ini Faktanya
"Kami melacak setiap peluru di game-game ini," kata Andersson. "Kami melacak di mana pemain berada, kapan peluru mengenai sesuatu.
Ada minigun di game kami, setidaknya di The Finals, jadi banyak peluru yang harus dilacak."
Andersson mengungkapkan bahwa Embark melacak lebih dari 1.000 tipe event berbeda. "Kami melacak lebih dari 100 miliar event per hari saat Arc Raiders berada di puncaknya.
Itu berarti 30 terabyte data per hari. Semua ini kami lakukan dengan latensi kurang dari dua detik ke BigQuery.
Begitu Anda menembakkan peluru, dua detik kemudian saya bisa menjalankan query dan tahu apakah Anda kena atau tidak."
Puncak tersebut terjadi sekitar November 2025 hingga Februari 2026, ketika Arc Raiders secara rutin memiliki lebih dari 400.000 pemain bersamaan di Steam.
Saat ini jumlah pemain jauh lebih rendah, tetapi Arc Raiders masih berada di sekitar 50 besar game paling banyak dimainkan di Steam.
Tujuan Pelacakan Data
Embark menggunakan data granular ini untuk berbagai tujuan, termasuk anti-cheat, deteksi bug, penyeimbangan senjata berdasarkan akurasi dan damage, serta sistem matchmaking berbasis perilaku di Arc Raiders.
"Kami mencari tahu seberapa agresif seorang pemain," jelas Andersson tentang matchmaking Arc Raiders. "Kami ingin tahu siapa yang menembak lebih dulu dalam setiap pertemuan.
>>> Ukraina Klaim Jadi Penyebab Kelangkaan Bensin di Rusia, Zelensky: Begitulah Kami Merespons Putin
Update Terbaru
Mark Hamill Akui Tak Paham Twisted Metal, Tapi Nikmati Peran Paus New York
Rabu / 01-07-2026, 07:49 WIB
Perwakilan Serikat Pekerja Rockstar: Bos GTA 6 Mampu Penuhi Tuntutan Karyawan
Rabu / 01-07-2026, 07:49 WIB
Blake Lively dan Ryan Reynolds Berjuang Pertahankan Keutuhan Rumah Tangga di Tengah Tekanan Publik
Rabu / 01-07-2026, 07:49 WIB
Presiden Paraguay Tetapkan Hari Libur Nasional Usai Kalahkan Jerman di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 07:49 WIB
Nadiem Makarim Dituntut Rp809 Miliar, Harta Tak Cukup
Rabu / 01-07-2026, 07:49 WIB
Cara Cek Daftar Penerima Bantuan PKH, BPNT, PIP, dan KIP Kuliah Cair Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 07:45 WIB
Pajak JHT 5 Persen Picu Penolakan Buruh, KSPSI Desak Pemerintah Cabut Kebijakan
Rabu / 01-07-2026, 07:45 WIB
MK Tolak Gugatan Mahasiswa, Pilkada Langsung Tetap Berlaku
Rabu / 01-07-2026, 07:45 WIB
Taylor Sheridan Ungkap Alasan Tinggalkan Dunia Akting di Acara Howard Stern
Rabu / 01-07-2026, 07:43 WIB
Pasangan Hollywood Hadapi Sorotan Publik Akibat Dugaan Keretakan Rumah Tangga
Rabu / 01-07-2026, 07:43 WIB
Ian Poulter Incar Terobosan Major di U.S. Senior Open
Rabu / 01-07-2026, 07:43 WIB
Dallas Jadi Tuan Rumah Konvensi Midterm Pertama Partai Republik pada September
Rabu / 01-07-2026, 07:42 WIB
Trump Umumkan Konvensi Nasional Partai Republik Pertama di Tengah Periode
Rabu / 01-07-2026, 07:42 WIB
Blake Griffin Ungkap Psikolog Olahraga Khianati Kepercayaannya
Rabu / 01-07-2026, 07:42 WIB






