Persija Jakarta akan menghadapi tantangan baru pada Super League 2026/2027.

Kehadiran pelatih Shin Tae-yong serta semakin banyaknya pemain diaspora dan legiun asing berkualitas diprediksi membuat persaingan di skuad Macan Kemayoran semakin sengit.

>>> Kiper Paraguay Jual Jersey Demi Biaya Obat Anak, Ingin Kalahkan Prancis untuk Kembalikan Baju

Namun situasi tersebut tidak membuat gelandang muda Persija, Rayhan Hannan, kehilangan rasa percaya diri.

Pemain berusia 22 tahun itu justru menyambut kompetisi musim depan dengan optimisme tinggi dan siap bekerja keras demi mempertahankan tempatnya di tim utama.

Hannan menilai satu-satunya hal yang bisa dikendalikan oleh seorang pemain adalah usaha maksimal setiap kali mendapat kesempatan tampil di lapangan.

“Saya selalu optimistis untuk memberikan yang terbaik.

Pada akhirnya kami tidak bisa menentukan hasil, tetapi yang bisa kami tentukan adalah kerja keras di lapangan dan usaha untuk meraih kemenangan,” kata Hannan kepada awak media.

Performa Meningkat di Akhir Musim

Musim 2025-2026 menjadi salah satu periode paling menjanjikan dalam karier Hannan bersama Persija. Ia mencatatkan 17 penampilan di semua kompetisi dengan kontribusi tiga gol dan satu assist.

Performa Hannan terus menanjak pada penghujung musim.

Ia dipercaya menjadi starter dalam sembilan pertandingan terakhir Persija, termasuk tampil penuh selama 90 menit dalam tiga laga tanpa pernah digantikan.

>>> Bobby Nasution Kelakar Soal 'Ondim' Singkatan Ongkos di Muka Sebelum Bupati Langkat Di-OTT KPK

Kini, dengan hadirnya Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala, Hannan berharap dapat terus berkembang. Meski demikian, ia menyadari keputusan mengenai siapa yang dimainkan sepenuhnya berada di tangan sang pelatih.

“Soal pilihan pelatih, itu bukan sesuatu yang bisa saya kontrol. Jika diberikan kesempatan, saya akan memberikan yang terbaik.