Jika belum, saya akan terus bekerja lebih keras lagi,” ujar dia.

Bagi Hannan, persaingan memperebutkan posisi utama bukan sesuatu yang perlu ditakuti. Fokus utamanya tetap meningkatkan kualitas permainan dan menunjukkan performa terbaik dalam setiap sesi latihan.

Ia juga menyadari level kompetisi Super League musim depan akan jauh lebih kompetitif. Banyak klub melakukan pembenahan dengan merekrut pemain diaspora maupun pemain asing yang memiliki kualitas tinggi.

Meski begitu, kondisi tersebut justru dianggap sebagai motivasi tambahan bagi pemain lokal untuk terus berkembang dan meningkatkan kemampuan mereka.

“Harapannya selalu menjadi yang terbaik. Tidak ada tim yang tidak ingin menjadi juara.

Persaingan musim depan pasti akan lebih ketat. Banyak pemain diaspora dan pemain asing dengan kualitas yang lebih baik.

>>> IHSG Ditutup Menguat ke 5.875, 494 Saham Hijau

Pemain lokal juga pasti ingin terus bersaing dan meningkatkan level permainannya,” tutup Rayhan Hannan.