Sebelumnya, isu PHK mencuat setelah sejumlah unggahan di media sosial dan laporan dari komunitas teknologi menyebut ByteDance melakukan pengurangan karyawan di Tokopedia.

Dalam laporan tersebut, karyawan dari sejumlah fungsi, seperti teknologi, R&D, trust and safety, hingga keuangan, disebut menjadi kelompok yang paling terdampak.

Laporan yang sama juga menyebut perusahaan diduga hanya mempertahankan sebagian kecil tenaga kerja untuk menangani proyek-proyek yang masih berjalan.

Selain itu, beredar informasi bahwa Tokopedia tengah memasuki proses transisi menuju Tokopedia Lite, yakni platform yang dikabarkan menggunakan sistem back-end milik TikTok Shop, sementara tampilan depan (front-end) Tokopedia tetap dipertahankan.

Namun hingga kini, TikTok belum mengonfirmasi berbagai informasi tersebut, termasuk kabar yang menyebut hampir 90% karyawan Tokopedia terdampak PHK maupun isu mengenai migrasi penuh menuju Tokopedia Lite.

Perusahaan juga belum mengungkap jumlah karyawan yang terkena dampak.

>>> Cara Ajukan Pinjaman KUR Mandiri 2026 Rp50 Juta Cicilan 1 Jutaan

Dalam pernyataan resminya, TikTok hanya memastikan bahwa perusahaan sedang melakukan penyelarasan organisasi pada divisi R&D sebagai bagian dari strategi bisnis jangka panjang, tanpa merinci skala restrukturisasi maupun jumlah pekerja yang terdampak.