Isu pemutusan hubungan kerja (PHK) di Tokopedia kembali mencuat setelah beredar klaim di media sosial. TikTok pun angkat bicara memberikan klarifikasi resmi.

TikTok membenarkan adanya restrukturisasi organisasi pada divisi riset dan pengembangan (R&D). Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi untuk mendorong pertumbuhan bisnis jangka panjang.

>>> OPPO Find X9s vs iPhone 17 Pro: Flagship Compact Paling Terjangkau Tantang Apple

"Kami tengah menyelaraskan organisasi riset dan pengembangan pada ranah yang dapat mendorong pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan bagi bisnis kami, komunitas kreator, dan penjual di platform," ujar Juru Bicara TikTok.

Perusahaan menepis klaim PHK besar-besaran yang beredar. TikTok belum memberikan rincian pasti jumlah karyawan terdampak, namun menegaskan fokus memberikan dukungan selama transisi.

Komitmen Investasi di Tokopedia

Meski melakukan restrukturisasi, TikTok memastikan komitmen terhadap pengembangan Tokopedia tidak berubah. Perusahaan akan terus berinvestasi untuk meningkatkan layanan bagi pengguna dan pelaku usaha lokal.

>>> Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas

"Kami akan terus berinvestasi untuk menjadikan Tokopedia sebagai platform yang lebih baik bagi pengguna dan penjual, serta memberdayakan pelaku usaha lokal," tambah Juru Bicara TikTok.

Isu ini bermula dari unggahan akun Instagram yang menyebut ByteDance melakukan PHK besar-besaran di Tokopedia.

Unggahan itu mengklaim 90 persen karyawan terdampak, terutama di divisi R&D, Trust and Safety, dan keuangan.

>>> Rumor PHK Massal Xbox: Proyek Marvel Blade Terancam Batal

Namun, TikTok membantah klaim tersebut. Perusahaan menegaskan bahwa restrukturisasi dilakukan secara terukur dan tetap berorientasi pada pertumbuhan bisnis jangka panjang.