Dedek Prayudi: Dokter Tifa Hadir di Sidang Bukan Berani, Tapi Takut Dijemput Paksa

Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi menanggapi kehadiran Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa dalam persidangan kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah terkait tudingan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Menurut Dedek, kehadiran Dokter Tifa sebagai terdakwa merupakan kewajiban hukum, bukan semata soal keberanian.
>>> Redmi 17 5G Terungkap: Baterai 7.500mAh, Pengisian 45W, dan RAM 8GB
"Ya iyalah. Bu Tifa kan tersangka yang akan didakwa di pengadilan.
Kalo gak dateng ya pasti dijemput paksa.
Bukan berani, malah mungkin justru takut dijemput paksa," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Jumat (3/7/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Dedek menanggapi seorang netizen yang menantang Jokowi untuk hadir dalam persidangan ijazah.
Sidang Perdana dan Tantangan Dokter Tifa
Dokter Tifa hadir secara langsung dalam sidang perdana yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Kamis (2/7/2026).
>>> Anthropic Gandeng Samsung Kembangkan Chip Kustom AI
Usai sidang, ia menantang balik agar Jokowi selaku pelapor wajib hadir di persidangan selanjutnya untuk menunjukkan ijazah aslinya secara langsung.
Sementara itu, kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan, menyatakan bahwa kliennya siap hadir dalam sidang pembuktian perkara dugaan pencemaran nama baik tersebut.
"Per kemarin kami juga baru bertemu langsung dengan Pak Jokowi dan beliau menyatakan siap untuk hadir," kata Yakup kepada wartawan, Kamis (2/7/2026).
Jokowi akan hadir dalam kapasitasnya sebagai saksi korban sekaligus pelapor.
Yakup menegaskan bahwa untuk menuntaskan polemik ini sekali untuk selamanya, Jokowi berencana membawa seluruh dokumen ijazah asli mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, hingga Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk ditunjukkan di hadapan majelis hakim.
>>> Jelang Menikah, Taylor Swift dan Travis Kelce Donasi Rp 466 M ke Badan Amal
Saat ini, dokumen ijazah SMA dan UGM Jokowi sudah disita jaksa sebagai barang bukti.
Update Terbaru
Sinopsis Drama Jepang Human Vapor, Perburuan Kriminal yang Bisa Berubah Jadi Uap
Jumat / 03-07-2026, 16:11 WIB
Jurnalis Ungkap Sentralisasi Kekuasaan di Masa Kedua Trump
Jumat / 03-07-2026, 16:11 WIB
Algeria Hadapi Swiss di Babak 32 Besar Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 16:06 WIB
Kebakaran Hutan di Colorado Paksa Pembatalan Kembang Api 4 Juli
Jumat / 03-07-2026, 16:06 WIB
Dodgers Hadapi Padres dalam Empat Pertandingan di Dodger Stadium
Jumat / 03-07-2026, 16:01 WIB
Saham Meta Melonjak Hampir 9% Usai Rencana Masuk Pasar Cloud Computing
Jumat / 03-07-2026, 16:01 WIB
Investigasi Ungkap Kesenjangan Rasial dalam Penanganan Nyeri Persalinan
Jumat / 03-07-2026, 16:00 WIB
Kebakaran TPA Jatiwaringin Masih Berlangsung, 30 Persen Area Terkendali
Jumat / 03-07-2026, 16:00 WIB
Wanita Tunagrahita di Jombang Tewas Dianiaya Kakak karena Bumbu Pecel
Jumat / 03-07-2026, 16:00 WIB
Tapir Nyasar di Mesuji Lampung Disembelih Warga, 4 Orang Ditangkap
Jumat / 03-07-2026, 16:00 WIB
Komandan IRGC Iran Muncul Pertama Kali Jelang Pemakaman Ali Khamenei
Jumat / 03-07-2026, 16:00 WIB
Kanada Mulai Salurkan Bantuan Belanja Bulanan yang Ditingkatkan
Jumat / 03-07-2026, 15:57 WIB
OJK Dorong Literasi Pasar Modal Syariah di Kalangan Generasi Muda
Jumat / 03-07-2026, 15:56 WIB
NHM Peduli Hibahkan Alat USG Jantung Anak ke RSUD Tobelo
Jumat / 03-07-2026, 15:56 WIB






