APEKSI Minta Pemda Dilibatkan dalam Program MBG, Kelola SPPG Lebih Tepat Sasaran
Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) mendorong pelibatan pemerintah daerah dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ketua Dewan Pengurus APEKSI Eri Cahyadi menilai keterlibatan pemda akan membuat program lebih tepat sasaran dan memberikan dampak ekonomi lebih besar bagi masyarakat setempat.
>>> CRA Batalkan Sanksi Pegawai yang Pasang Antena untuk Nonton Piala Dunia
Eri mengungkapkan selama ini pemerintah daerah kerap tidak mendapat informasi memadai terkait pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), termasuk lokasi dan tenaga kerja yang direkrut.
"Kami tidak pernah tahu di mana lokasi SPPG akan dibangun.
Kami juga tidak pernah mendapatkan informasi terkait pekerja yang direkrut di sana," ujar Eri usai Penutupan Rakernas XVIII APEKSI Tahun 2026 di Medan, Kamis (2/7) malam.
Menurut Wali Kota Surabaya itu, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan penolakan masyarakat karena tenaga kerja SPPG di sejumlah daerah didominasi warga luar daerah.
"Ketika masyarakat melihat yang bekerja bukan warga lokal, tentu muncul pertanyaan. Padahal Presiden sudah menyampaikan program ini membuka lapangan pekerjaan," jelasnya.
Eri menjelaskan jika satu SPPG mempekerjakan sekitar 50 orang, maka 100 SPPG dapat membuka 5.000 lapangan kerja untuk lingkungan sekitar.
Pelibatan pemda juga penting untuk memastikan standar kesehatan dan keamanan pangan di setiap dapur SPPG. Pemerintah kota memiliki perangkat pengawasan sehingga kualitas makanan terjaga.
"Dengan pelibatan kami, kami memastikan SPPG tidak ada permasalahan higienis. Jangan sampai ada keracunan.
Kami bisa memastikan dapur sesuai standar kesehatan," ujar politikus PDIP itu.
Penerima Manfaat Tepat Sasaran
Eri menyoroti pentingnya ketepatan sasaran penerima manfaat. Dengan mengetahui kondisi wilayah, pemda lebih memahami sekolah yang membutuhkan program MBG.
Update Terbaru
Lima Kontestan Love Island UK Tersingkir Setelah Casa Amor Recoupling
Jumat / 03-07-2026, 11:51 WIB
Naik Ojol Saat Liburan di Bali, Huening Bahiyyih Bikin Heboh Penggemar
Jumat / 03-07-2026, 11:50 WIB
Aikatsu Stars! Dapatkan Film 10 Tahun pada Musim Semi 2027
Jumat / 03-07-2026, 11:50 WIB
Jaket Langka Wilt Chamberlain Ditemukan di Goodwill, Dilelang hingga Rp3,9 Miliar
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Petkovic Hadapi Timnas Swiss yang Pernah Dilatihnya di Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Dinas Kesehatan Mississippi Buka Klinik Imunisasi untuk Siswa
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Peringatan Cuaca Ekstrem di Calgary Dicabut Setelah Badai Canada Day
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Luka Modric Makin Dekat Akhiri Karier, Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Laga Terakhir
Jumat / 03-07-2026, 11:48 WIB
Lumba-lumba Hidung Botol di Adriatik Ikuti Kapal Pukat karena Overfishing
Jumat / 03-07-2026, 11:46 WIB
TNI Kerahkan 3 Heli untuk Evakuasi Jenazah Pilot AS Korban KKB
Jumat / 03-07-2026, 11:46 WIB
Christian Brothers Pertahankan Pelaku Kekerasan Seksual Anak dengan Alasan Injil
Jumat / 03-07-2026, 11:43 WIB
Vertiv Perluas Pabrik di Malaysia, Bidik Lonjakan Permintaan Infrastruktur AI di Asia
Jumat / 03-07-2026, 11:42 WIB
Semangat Pancasila Menggema di Bantul, Pengajian Kebangsaan Soroti Ancaman Kejahatan Digital
Jumat / 03-07-2026, 11:42 WIB
Mengenal Sleepmaxxing, Benarkah Bisa Bikin Tidur Lebih Lelap?
Jumat / 03-07-2026, 11:42 WIB






