Slate Auto memastikan tidak akan menjual truk listrik murahnya ke Kanada. Tarif impor membuat harga murahnya menjadi tidak kompetitif di negara tersebut.

Startup yang didukung Jeff Bezos ini meluncurkan truk listrik dua kursi dengan harga mulai US$24.950 pada 2025.

>>> Land Rover Discovery 2027 Hadirkan Edisi Landmark, Mesin Empat Silinder Dihapus

Varian SUV Squareback dan Fastback masing-masing dibanderol US$29.950 dan US$31.950.

Pengiriman dijadwalkan mulai akhir 2026. Namun, pelanggan Kanada tidak akan mendapat kesempatan membelinya.

Tarif Jadi Penghalang

Juru bicara Slate, Jeff Jablansky, mengatakan kepada Automotive News Canada bahwa perusahaan tidak berencana menjual kendaraan di Kanada.

Ia tidak menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut.

Namun, faktor ekonomi kemungkinan besar menjadi penyebab.

Truk Slate yang diproduksi di Indiana akan terkena tarif balasan Kanada sebesar 25 persen untuk kendaraan buatan AS.

>>> CEO Ford Minta Pesaing Dihukum karena Impor Mobil

Ditambah nilai tukar, harga yang semula menarik bisa melonjak drastis. Hal ini membuat truk tersebut kehilangan daya tarik sebagai barang murah.

Slate mengusung konsep minimalis tanpa layar sentuh besar, kursi elektrik, atau power window. Konsumen mendapatkan truk listrik dengan jendela engkol manual, kapasitas dua orang, dan jangkauan 330 km.

Startup ini mengklaim memiliki sekitar 180.000 reservasi. Namun, mengonversi deposit yang dapat dikembalikan menjadi penjualan nyata masih menjadi tantangan besar.

Kabar baiknya, Ford akan memasuki segmen truk listrik kompak di Kanada mulai 2027.

Harganya diperkirakan di bawah US$30.000 di AS, namun dampak tarif dan nilai tukar terhadap harga di Kanada belum jelas.

>>> Penjualan CT5 Sedan Lampaui Sebagian Besar Crossover Cadillac

Untuk saat ini, truk listrik termurah di AS tetap hanya tersedia untuk pasar Amerika.