Tour de France 2026 akan memulai edisi bersejarahnya di Barcelona pada Sabtu, 4 Juli, dengan rute sepanjang 3.325 kilometer yang mencakup 21 etape.

Balapan ini diprediksi menjadi yang tercepat dalam sejarah, dengan kehadiran lima supertim dan persaingan ketat di klasemen umum yang dapat mendorong kecepatan rata-rata melampaui 43 km per jam.

>>> Empat Anggota Keluarga Didakwa Usai 16 Anak Ditemukan di Ruangan Kumuh Ohio

Persaingan Ketat di Papan Atas

Tadej Pogačar, pemenang empat kali, menjadi favorit utama setelah kemenangan dominan tahun lalu dan sukses di Tour de Suisse baru-baru ini.

Jonas Vingegaard, juara dua kali Tour, kembali dalam performa puncak setelah memenangkan Vuelta a España 2025 dan Giro d'Italia 2026.

Persaingan semakin sengit dengan munculnya pendatang baru seperti Paul Seixas (19 tahun), Remco Evenepoel, dan Florian Lipowitz yang didukung tim besar.

Rute Unik dan Tantangan Awal

Balapan dimulai dengan time trial tim sepanjang 19,6 km yang memiliki format baru, di mana waktu individu diambil di finis tanjakan.

>>> Rumor Spider-Man 5: Petualangan Baru di Level Jalanan MCU

Etape awal mencakup tanjakan kaki bukit dan pegunungan yang membatasi peluang sprinter hingga etape kelima di Pau.

EF Education-EasyPost mengonfirmasi skuad agresif yang terdiri dari Richard Carapaz, Ben Healy, Kasper Asgreen, Michael Valgren, Alex Baudin, Sean Quinn, Max Walker, dan Georg Steinhauser.

Carapaz menyatakan motivasinya tinggi setelah latihan di ketinggian dan siap mengejar kemenangan etape serta jersey gunung.

Healy, yang pernah mengenakan jersey kuning selama dua hari musim lalu, optimis bisa mengulang kesuksesan meski mengalami sedikit kemunduran di musim semi.

>>> Attack on Titan 3 Game Rilis Musim Dingin, Trailer Perlihatkan Gameplay

Pendatang baru Max Walker mengaku tidak percaya bisa mengikuti Tour, mengenang masa kecilnya saat berlari pulang dari sekolah untuk menonton etape akhir.