Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan bahwa jumlah laporan mengenai lokasi Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang dinilai tidak ideal sangat sedikit.

Berdasarkan data dari masukan masyarakat dan media sosial, aduan tersebut jumlahnya tidak sampai 10 unit.

>>> PPSBI: Kandungan Aluminium Tinggi pada Sarang Walet Tak Selalu Akibat Kecurangan

"Kalau jumlahnya saya sudah hitung dari semua masukan masyarakat atau yang ada di media sosial, jumlahnya kurang dari 10 dari 30 ribu yang sedang dibangun," kata Ferry dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Sebelumnya, beredar video di media sosial yang menampilkan lokasi Kopdes Merah Putih di tempat yang kurang strategis, seperti di lereng perbukitan, dekat area persawahan, berdampingan dengan koperasi lain, hingga dekat pemakaman.

Ferry menilai temuan itu tidak mencerminkan keseluruhan program. Kasus tersebut hanya sebagian kecil dari total pembangunan koperasi yang berlangsung.

Pemerintah akan menindaklanjuti setiap laporan melalui proses verifikasi dan validasi. Langkah ini untuk memastikan apakah lokasi yang dipersoalkan memang tidak sesuai.

Sejak awal, penentuan lokasi Kopdes Merah Putih dilakukan melalui musyawarah antara masyarakat desa dan pemerintah desa.

>>> Fakta Baru Kasus Sekap YTR: Taufik Hidayat Kencan dengan Wanita Lain Saat Korban Dikurung

Jika hasil verifikasi menunjukkan lokasi kurang layak, pemerintah akan berdiskusi kembali untuk mencari solusi terbaik.

"Kami akan pikirkan, kami akan carikan solusinya sekiranya memang itu dianggap kurang," ujarnya.

Mengenai kemungkinan relokasi, Ferry mengatakan pemerintah belum mengambil keputusan.

Langkah baru akan dipertimbangkan setelah verifikasi selesai dan dibahas bersama kementerian, lembaga terkait, pemerintah daerah, serta pemerintah desa.

Di tengah aduan tersebut, pembangunan Kopdes Merah Putih terus berjalan.

>>> APBN 2027 Diminta Bahas Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Ini Alasannya

Per 2 Juli 2026, dari sekitar 35 ribu lokasi gerai yang terverifikasi, sebanyak 20 ribu unit dalam tahap pembangunan dan sekitar 14 ribu telah selesai dibangun.