Keluarga dan Saksi Ingat Pembunuhan Bek Kolombia Andres Escobar
Tekanan dan Kepulangan
Seluruh skuad Kolombia berada di bawah tekanan ekstrem.
Pelatih Francisco Maturana dan gelandang Gabriel Gomez menerima ancaman pembunuhan, sementara bek kanan Luis Herrera kehilangan saudaranya dalam kecelakaan mobil sehari sebelumnya.
Santiago mendesak adiknya untuk tetap tinggal bersama keluarga yang berlibur di Las Vegas, Nevada, untuk menghindari sorotan publik.
Namun sang bek bersikeras kembali untuk menghadapi kenyataan.
>>> Perjanjian Obat Misterius Ini Akan Rugikan NHS Miliaran Pound
"Saya bilang ke Andrés, 'Jangan kembali ke Kolombia'. Tinggal di sini bersama kami dan suruh Pamela menemuimu di sini.
Dia menjawab, 'Tidak, saya harus ke Kolombia untuk menghadapi semuanya secara langsung dan memberi tahu Pamela bahwa kita harus bepergian bersama'.
Dia tidak pernah membayangkan mereka akan melakukan hal seperti itu padanya," kata Santiago.
Gabriel Gomez akhirnya menyampaikan kabar tragis itu kepada keluarga melalui telepon pukul 2 pagi ke hotel mereka di Las Vegas.
"Dia memberi tahu kami: 'Mereka membunuh Andrés'. Seperti yang bisa dibayangkan, itu adalah kekacauan," kenang Santiago.
Keluarga segera naik pesawat kembali ke Medellin di tengah gelombang kejutan global dan misinformasi yang menyebar. "Gambar-gambar di Las Vegas itu tidak pernah lepas dari saya.
Itu adalah momen tersulit dalam hidup saya karena semua yang saya lalui dengan Andrés dan karena cara mereka membunuhnya.
Dia tidak pantas mati seperti itu," ungkap Santiago.
Wartawan Jesus Albeiro Yepes mengingat saat mendengar siaran mendadak saat naik taksi di pagi buta. "Saya naik taksi di pagi hari ketika berita itu meledak.
Tanpa basa-basi, penyiar berkata: 'Mereka baru saja membunuh Andrés Escobar'. Sopir taksi menghentikan mobil, menutup wajahnya dengan tangan, diam selama satu menit sampai berteriak: 'Jueputa!'
," katanya.
Saksi mata di tempat kejadian melaporkan bahwa penembak dengan mengejek berteriak merayakan gol sambil menembakkan enam peluru ke arah bek tersebut.
Escobar meninggal 45 menit kemudian di rumah sakit.
>>> Rusia Hujani Kyiv dengan 20 Rudal Balistik, 5 Tewas
Otoritas menangkap Humberto Munoz Castro, seorang sopir untuk bersaudara Gallon Henao yang terkait kartel. Ia dijatuhi hukuman 43 tahun penjara tetapi dibebaskan pada 2005 setelah menjalani 11 tahun.
Update Terbaru
Cara Cek Performa iPhone 16e dengan Chip A18 yang Masih Jadi Pilihan Terbaik di 2026
Kamis / 02-07-2026, 16:17 WIB
Addison Rae Terseret ke Pengadaran Ayahnya dengan Mantan Istri
Kamis / 02-07-2026, 16:17 WIB
Kejagung Ungkap Dugaan Kolonel TNI Terlibat di Kasus Motor Listrik BGN
Kamis / 02-07-2026, 16:16 WIB
Prediksi Spanyol vs Austria di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Kamis / 02-07-2026, 16:16 WIB
BUMN di Ekosistem Danantara Rampungkan Laporan Keuangan 2025
Kamis / 02-07-2026, 16:15 WIB
Kegagalan di Piala Dunia 2026 Picu Krisis Tata Kelola Sepak Bola Korea Selatan
Kamis / 02-07-2026, 16:12 WIB
Gelombang Panas Landa Prancis, Disneyland Paris Tutup Wahana Outdoor
Kamis / 02-07-2026, 16:11 WIB
Kejagung Ungkap Peran Brigjen Lalu dalam Korupsi MBG: Perintahkan Saksi Pasok Ompreng
Kamis / 02-07-2026, 16:11 WIB
Sorot Mata dan Gestur Cherki Picu Spekulasi Keretakan di Timnas Prancis
Kamis / 02-07-2026, 16:10 WIB
Sutradara 'Marty Supreme' Puji Penampilan Intens Timothée Chalamet
Kamis / 02-07-2026, 16:09 WIB
Masa Depan Yoo Ah-in Usai Skandal Narkoba: Kembali ke Layar?
Kamis / 02-07-2026, 16:09 WIB
Pemimpin Iran Bersumpah Balas Kematian Ali Khamenei
Kamis / 02-07-2026, 16:09 WIB
Polda NTT Ambil Alih Kasus Kematian Dokter Icha, Bentuk Tim Gabungan
Kamis / 02-07-2026, 16:08 WIB
PT Pos Bantah Dirut Daud Joseph Mundur karena Gaji Karyawan Telat
Kamis / 02-07-2026, 16:07 WIB






