Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf bersumpah akan membalas kematian mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Ali Khamenei meninggal dunia akibat serangan udara yang dilancarkan Israel dan Amerika Serikat di Teheran pada 28 Februari.

>>> Polda NTT Ambil Alih Kasus Kematian Dokter Icha, Bentuk Tim Gabungan

Ghalibaf yang juga kepala negosiator Iran menyerukan kehadiran massa yang sangat besar pada upacara penghormatan dan pemakaman Khamenei.

Upacara akan digelar di Teheran dan Qom pada 4 Juli, serta di Mashhad pada 9 Juli.

"Saya mengundang seluruh rakyat Iran untuk menulis halaman yang gemilang dalam sejarah Iran Islam melalui kehadiran kalian," kata Ghalibaf dalam pernyataan yang dikutip dari AFP.

"Seruan bangsa untuk pembalasan harus bergema di telinga seluruh dunia," ia menambahkan.

Khamenei dimakamkan di kota kelahirannya di Mashhad sesuai wasiatnya semasa hidup.

>>> PT Pos Bantah Dirut Daud Joseph Mundur karena Gaji Karyawan Telat

Jutaan pelayat diperkirakan akan menghadiri prosesi penghormatan dan pemakaman tersebut.

Pemerintah Iran bekerja sama dengan kepolisian dan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) untuk memastikan rangkaian acara berlangsung aman dan tertib.

Pemakaman Khamenei semula dijadwalkan segera setelah kematiannya, namun berulang kali ditunda karena alasan keamanan.

Perang antara AS-Israel dengan Iran sempat menghambat proses pemakaman. Setelah tercapai perjanjian damai sementara, pemakaman mulai direncanakan.

Penundaan juga dilakukan karena seluruh elite politik Iran diperkirakan hadir, sehingga memerlukan pengamanan ketat.

>>> Elon Musk Bantah SpaceX Mau Bikin HP Bertenaga AI

Prosesi pemakaman Khamenei diperkirakan menjadi salah satu acara berkabung terbesar dalam sejarah Iran modern.