Ketika kedua mandat tersebut dipadukan, yang kita bangun bukan sekadar hubungan antar perusahaan, melainkan kemitraan yang memperkuat ekosistem industri nasional," terang Rahmad.

Kemitraan ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing industri sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Rahmad menekankan pentingnya perpaduan kompetensi kedua perusahaan pelat merah tersebut.

Kompetensi Pertamina di sektor energi jika dipadukan dengan pengalaman Pupuk Indonesia di sektor pupuk dan petrokimia akan menciptakan sinergi baru yang menghasilkan nilai tambah lebih besar.

Nota Kesepahaman ini akan menjadi landasan awal bagi kedua perusahaan untuk mengeksplorasi berbagai peluang kerja sama lanjutan.

Eksplorasi tersebut akan memanfaatkan kompetensi, aset strategis, dan kapabilitas masing-masing perusahaan.

Kolaborasi ini juga diharapkan mampu memperkuat ekosistem industri nasional secara menyeluruh dan mempercepat proses hilirisasi di dalam negeri.

Pertamina dan Pupuk Indonesia menyatakan sinergi ini turut ditujukan untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam Indonesia.

>>> Warga Sesak Napas dan Tak Bisa Tidur Imbas Kebakaran TPA Jatiwaringin

Langkah ini pada akhirnya diharapkan memperkuat daya saing industri dalam negeri di tengah persaingan global.