Rasio lancar (current ratio) pada kuartal I 2026 mencapai 1,4 kali, dibandingkan 0,7 kali pada kuartal I 2025.

Perbaikan ini merupakan dampak dari restrukturisasi kewajiban yang telah disepakati dengan seluruh kreditur.

Ke depan, perseroan akan fokus melanjutkan strategi efisiensi serta meningkatkan aktivitas operasional dan utilisasi fasilitas yang ada.

Untuk mendukung hal tersebut, perseroan berupaya mengumpulkan modal kerja melalui divestasi sejumlah aset yang sudah tidak produktif dan membuka kerja sama dengan mitra serta investor strategis.

Selain itu, perseroan dan anak usahanya, PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU), mengambil langkah strategis melalui rights issue.

WMPP akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 8,5 miliar saham baru, sedangkan WMUU sebanyak-banyaknya 6,004 miliar saham baru.

Tumiyono menuturkan bahwa aksi korporasi ini merupakan langkah penting karena hasil dananya akan digunakan sebagai tambahan modal kerja.

>>> Ade Armando: PDIP Terus Begini, Bakal Gali Kuburnya Sendiri

Diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan positif kinerja dan memperkuat daya saing dalam industri.